Desember 10, 2022

Pelitanusantara.net, Kotabaru – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H.Risdianto Haleng HB, baru-baru ini mengunjungi Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (16/11/22) yang lalu.

Kepada awak media dirinya mengungkapkan, saat ini Kotabaru tengah mematangkan pengembangan wisata religi yang lebih terkonsep, dibawah kepemimpinan H Sayed Jafar Alaydrus bersama Wakilnya Andi Rudi Latif.

Dirinya menuturkan, wisata religi memiliki potensi ekonomi yang tinggi bila ditata dengan baik, dengan bertujuan agar peziarah lebih nyaman dan pedagang kaki lima tertata. Maka, dampaknya denyut ekonomi akan meningkat.

“Kami pernah menghitung, wisata religi itu nilai ekonominya tinggi sekali,” ujar H Anto sapaan akrabnya.

Sementara itu, Selain dari penerimaan pajak, retribusi pakir hingga pendapatan daerah di sektor lain yang terus dieksplorasi. Pemerintah Kabupaten Kotabaru sendiri terus berkomitmen mengembangkan sektor pariwisata untuk mendongkrak pendapatan asli daerah.

Senada dengan Risdianto, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus, SH mengatakan, objek wisata-wisata religi memang menjadi salah satu pendongkrak naiknya pendapatan daerah, sehingga ini akan menjadi perhatian daerah ke depan.

Wisata religi menjadi target pengembangan ke depan, di antaranya makam Raja Sigam, wisata religi di wilayah Cantung, juga beberapa wisata religi yang ada di wilayah Sarangtiung.

“Kedepan akan diperbaiki, dikembangkan supaya ada tempat yang lebih bagus,” kata Sayed Jafar.

Ketika ada kunjungan religi yang berkunjung ke beberapa lokasi tersebut, saat melakukan ziarah pengunjung merasa lebih nyaman dan khusuk.

“Jadi semuanya (lokasi) wisata regili akan terus menjadi fokus kami, bukan hanya wisata panorama saja, tapi juga yang lain-lainnya, mengingat Kotabaru ini banyak sekali yang harus dikembangkan terutama pendukung-pendukung pariwisata,”

Dirinya juga menegaskan, gagasan ini tentu akan dilakukan secara estafet tergantung dari skala prioritas. (Red)

Bagikan
 
 
        

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.