Pastikan Tepat Sasaran, DKPP Tanah Laut Sinkronkan Penyaluran Solar Subsidi Nelayan

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 02:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi DKPP Tanah Laut membahas penyaluran solar subsidi nelayan Kuala Tambangan di Aula Mina Bahari, Selasa (13/1/2026).

Rapat koordinasi DKPP Tanah Laut membahas penyaluran solar subsidi nelayan Kuala Tambangan di Aula Mina Bahari, Selasa (13/1/2026).

Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) terus memperkuat komitmen dalam memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar bagi nelayan berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang digelar DKPP Tanah Laut, Selasa (13/1/2026), di Aula Mina Bahari DKPP Tanah Laut. Rapat ini secara khusus membahas mekanisme distribusi solar subsidi untuk nelayan di Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung, yang selama ini menjadi salah satu sentra aktivitas perikanan pesisir.

Sejumlah pihak terkait turut dilibatkan dalam forum tersebut, mulai dari unsur kecamatan, Danramil dan Polsek Takisung, Kepala Desa Kuala Tambangan, pengawas perikanan, pengelola SPBUN CV Doa Bersama, Ketua Pokmaswas, hingga perwakilan ketua nelayan setempat. Keterlibatan lintas sektor ini dinilai penting guna memastikan kebijakan distribusi solar subsidi dapat diawasi secara bersama-sama.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Desa Kuala Tambangan yang meminta adanya pemberitahuan sekaligus sinkronisasi terkait penyaluran BBM subsidi solar. Langkah tersebut diambil untuk menjamin kebutuhan nelayan benar-benar terpenuhi secara adil, tanpa menimbulkan potensi polemik di lapangan.

Kepala DKPP Tanah Laut, Muhammad Kusri, S.P., menegaskan bahwa koordinasi menjadi kunci utama dalam mencegah potensi penyimpangan penyaluran solar subsidi.

“Koordinasi lintas sektor ini penting agar BBM bersubsidi jenis solar benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak, sesuai aturan yang berlaku. Kita ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, DKPP akan terus memperkuat pengawasan dengan melibatkan aparat kewilayahan dan unsur masyarakat, sehingga distribusi solar subsidi dapat berjalan tertib, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga:  Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut

Sementara itu, Kepala Desa Kuala Tambangan, Zainuddin, mengungkapkan bahwa rapat tersebut menghasilkan kesepakatan penting terkait mekanisme rekomendasi distribusi solar subsidi ke depan.

“Rekomendasi distribusi yang sebelumnya dipegang, disepakati untuk diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat nelayan. Mekanismenya akan diatur bersama agar lebih terbuka dan bisa diawasi langsung,” ujarnya.

Ia berharap, kesepakatan tersebut mampu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh nelayan serta memastikan solar subsidi benar-benar digunakan untuk mendukung aktivitas melaut, bukan dialihkan untuk kepentingan lain.

Dengan penguatan koordinasi dan pengawasan ini, DKPP Tanah Laut optimistis penyaluran solar subsidi bagi nelayan Kuala Tambangan dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran, sekaligus menjaga keberlangsungan sektor perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir Tanah Laut.

Berita Terkait

Festival Layang-Layang Tanah Laut 2026 Resmi Dibuka, Sekaligus Galang Dana untuk Karhutla
Bupati Cup Tanah Laut 2026 Dimulai, Rahmat Trianto Dorong Pembinaan Atlet Muda Tanah Laut
96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut
Kapolres Tanah Bumbu Mengedukasi Pelajar Tentang Narkoba Sampai Perundungan
Kapolres Tanah Bumbu Mengatur Langsung Lalu Lintas di Depan Sekolah
Kapolres Tanah Bumbu Tinjau Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas
GOW Tanah Laut Libatkan Perempuan Kelola Sampah Serta Jaga Kesehatan
Dinsos Tanah Laut Berkaloborasi Dengan SKPD Untuk Pasok Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x