Pelaihari – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) kembali memperkuat kualitas pendidikan keagamaan melalui penyaluran beasiswa senilai Rp600 juta. Penyerahan bantuan ini dilangsungkan bertepatan dengan Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Al-Fatih, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kamis (22/10/2026).
Program bantuan beasiswa ini menjadi wujud komitmen nyata Pemkab Tala dalam mendukung keberlanjutan pendidikan para santri.
Melalui dukungan dana tersebut, pemerintah daerah berharap mutu serta daya saing pesantren di wilayah Tanah Laut dapat terus meningkat.
Dukungan finansial tersebut diserahkan langsung di hadapan ratusan santri, pendidik, dan jajaran Forkopimda. Beasiswa ini disalurkan kepada 96 penerima yang terdiri dari para santri, ustadz/ustadzah, serta mahasiswa keagamaan.
Sebanyak 60 penerima yang menempuh pendidikan keagamaan di luar negeri masing-masing memperoleh alokasi sebesar Rp8,5 juta. Sementara itu, 36 penerima yang tengah menimba ilmu di lembaga keagamaan dalam negeri mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp2,5 juta.
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, yang bertindak sebagai pembina upacara menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan agama merupakan langkah strategis daerah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.
Saat membacakan amanat Menteri Agama bertema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Bupati menyampaikan pesan penting agar para santri tidak hanya fokus pada pendalaman ilmu agama dan akhlakul karimah, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi global.
Momen peringatan tahun ini terasa semakin istimewa seiring dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran struktur baru ini diyakini akan semakin mengoptimalkan peran pesantren sebagai pusat pendidikan, syiar dakwah, sekaligus penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

















