Pangkas Rantai Birokrasi Perikanan, DKPP Tanah Laut Luncurkan SIAP MELAUT : Langkah Nyata Permudah Legalitas Nelayan

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran DKPP Tanah Laut memaparkan inovasi layanan terpadu SIAP MELAUT di hadapan Komisi II DPRD Tala dalam rapat kerja yang digelar di ruang sidang DPRD, Senin (2/2/2026).

Jajaran DKPP Tanah Laut memaparkan inovasi layanan terpadu SIAP MELAUT di hadapan Komisi II DPRD Tala dalam rapat kerja yang digelar di ruang sidang DPRD, Senin (2/2/2026).

Tanah Laut – Di balik luasnya bentang pantai Tanah Laut yang mencapai 175,93 kilometer, tersimpan potensi besar sektor perikanan yang selama ini belum sepenuhnya terakselerasi. Bukan karena minim hasil tangkapan, melainkan karena persoalan administratif dan akses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang kerap menjadi simpul masalah klasik di kalangan nelayan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) memperkenalkan inovasi layanan terpadu bertajuk SIAP MELAUT, yang dipaparkan dalam rapat kerja bersama Komisi II DPRD Tanah Laut, Senin (02/02/2026).

Berbeda dari pola layanan sebelumnya yang terfragmentasi, SIAP MELAUT hadir sebagai pendekatan menyeluruh serrta mengintegrasikan pengurusan izin, administrasi pelayaran, hingga fasilitasi akses BBM subsidi dalam satu skema yang terkoordinasi.

Kepala DKPP Tanah Laut, M. Kusri, membeberkan bahwa dari 2.815 kapal nelayan yang beroperasi, tidak sedikit yang tersendat akibat tumpang tindih kewenangan dan rumitnya prosedur legalitas.

“Potensi kita besar, tetapi kemudahan operasional belum sepenuhnya dirasakan nelayan. Di sinilah negara harus hadir mempermudah, bukan mempersulit,” ujarnya.

SIAP MELAUT merupakan akronim dari Selesaikan Izin dan Administrasi Pelayaran Melaut Legal, Aman, untuk Tangkap, dirancang memangkas rantai birokrasi yang selama ini memakan waktu dan biaya.

Melalui program ini, nelayan tidak hanya dibantu mengurus dokumen, tetapi juga didampingi dalam proses verifikasi administrasi hingga memenuhi persyaratan untuk memperoleh solar subsidi secara sah.

Baca Juga:  Peringatan Otoda ke-30 dan Hardiknas 2026, Pemkab Tanah Laut Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan SDM

Pendekatan ini menegaskan perubahan paradigma pelayanan publik mulai dari sekadar administratif menjadi solutif dan proaktif.

DKPP bertindak sebagai leading sector dengan melibatkan lintas instansi terkait agar proses berjalan sinkron dan berkelanjutan. Model kolaboratif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memastikan kepastian hukum sekaligus perlindungan usaha bagi masyarakat pesisir.

Komisi II DPRD Tanah Laut menyambut positif inovasi tersebut. Dukungan legislatif bahkan diarahkan pada penguatan aspek regulasi melalui rencana nota kesepahaman (MoU) dengan kementerian dan lembaga terkait, sehingga program ini memiliki legitimasi lebih luas.

SIAP MELAUT sekaligus menjadi bagian dari implementasi visi pembangunan Bupati H. Rahmat Trianto dan Wakil Bupati H. Muhammad Zazuli dalam mewujudkan Tanah Laut yang Simpun, selaras, inklusif, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar program perizinan, SIAP MELAUT membawa pesan penting:, bahwa nelayan tidak lagi berjalan sendiri menghadapi regulasi. Negara hadir mendampingi, memastikan setiap kapal yang berlayar melakukannya secara legal, aman, dan memiliki akses yang adil terhadap sumber daya.

Jika konsisten dijalankan, bukan tidak mungkin inovasi dari pesisir Tanah Laut ini tumbuh menjadi rujukan nasional dalam tata kelola pelayanan publik sektor perikanan.

Berita Terkait

BNN dan Kesbangpol Tanah Laut Matangkan RAD P4GNPN 2026, Fokus Pencegahan Narkoba hingga Tingkat Desa
Desa Damar Lima Wakili Tanah Laut di Penilaian TPK2D Kalsel, Wabup Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Harkitnas ke-118 di Tanah Laut Jadi Momentum Perkuat Literasi Digital dan Perlindungan Generasi Muda
Bupati Rahmat Trianto Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Nelayan Kuala Tambangan
Pengelola Medsos SKPD di Tanah Laut Ikuti Sertifikasi Kompetensi BNSP
Wabup Tanah Laut Tekankan Profesionalisme ASN dan Lepas Kontingen POPDA 2026
HIPMI Tanah Laut Resmi Dipimpin Evan Zachari Asher, Fokus Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah
Estafet Kepemimpinan HIPMI Tanah Laut, Bupati Tekankan Semangat Pengorbanan dan Jiwa Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:23 WITA

Muhammad Sulthon Firdaus dan Ghea Alisya Putri Terpilih Jadi Duta Kampus STIKES Intan Martapura 2026/2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:15 WITA

Ghea Putri Alisya dan Muhammad Rayhan Resmi Dinobatkan Sebagai Duta Prodi D3 Keperawatan STIKes Intan Martapura 2026.

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WITA

Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit

Senin, 16 Maret 2026 - 04:38 WITA

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Pekauman, Mahasiswa STIKES Intan Martapura Turun ke Jalan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WITA

Ramadan Penuh Kepedulian, Mahasiswa ARS STIKES Intan Martapura Bagikan Takjil kepada Masyarakat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:24 WITA

Rayakan Hari PMR, PMI Kabupaten Banjar dan Forum PMR Bagikan 1.000 Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:15 WITA

Pelantikan dan Serah Terima Kepengurusan Organisasi Mahasiswa STIKes Intan Martapura Periode 2026–2027

Senin, 24 November 2025 - 21:10 WITA

BEM STIKes Intan Martapura Raih Juara 3 Karnaval KTR, Ajak Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Rokok

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x