Banjarmasin – Lima dosen dari Program Studi Teknik Arsitektur Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) resmi dilantik sebagai pengurus inti Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kalimantan Selatan periode 2025–2028.
Sejalan dengan itu, IAI Kalsel menggelar pelantikan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang berlangsung pada Sabtu (19/7/2025) di Showroom Dekorama, Banjarmasin..
IAI Nasional membacakan Surat Keputusan tentang struktur kepengurusan baru dalam prosesi pelantikan. IAI Kalsel mempercayakan lima posisi strategis dalam kepengurusan kepada dosen-dosen Unukase, yaitu:
Ar. Farah Hafizha, IAI – Sekretaris IAI Kalsel
Nahla Rusiani, IAI – Bendahara IAI Kalsel
Ar. Ade Surya Jaya Noor, IAI – Ketua Bidang II (Penghargaan dan Sayembara Arsitektur)
Ar. Fachriady Ismail – Ketua Bidang IV (Hubungan Organisasi dan Kelembagaan)
Ar. M. Anshari – Ketua Bidang V (Mediasi dan Advokasi)
Langkah ini menunjukkan upaya strategis IAI Kalsel dalam memperkuat peran akademisi untuk mendorong pengembangan profesi arsitektur di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Arsitektur UNUKASE, Ar. Ade Surya Jaya Noor, IAI, yang turut dilantik, menyatakan bahwa kepercayaan tersebut merupakan tanggung jawab besar sekaligus bentuk pengakuan terhadap institusi.
“Ini bukan hanya pengakuan personal, tapi juga pengakuan terhadap kualitas institusi. Kami siap berkontribusi aktif menjembatani dunia akademik dan organisasi profesi demi peningkatan kualitas dan integritas arsitek di Kalimantan Selatan,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Selain itu, Ketua IAI Kalsel 2025–2028, Ar. Deddy Iskandar Ma’ruf, IAI, AA, mengapresiasi keterlibatan para dosen dalam struktur organisasi.
“Kami sangat terbuka terhadap peran aktif para dosen dan akademisi. Mereka membawa semangat inovasi dan penguatan keilmuan yang sangat dibutuhkan dalam program kerja IAI ke depan,” tegasnya.
Di sisi lain, Rakerprov IAI Kalsel tahun ini menjadi momentum penting untuk menyusun strategi organisasi, termasuk penguatan profesi, pelestarian arsitektur lokal, advokasi kebijakan publik, serta kontribusi arsitek dalam pembangunan berkelanjutan.
Kehadiran para dosen UNUKASE dalam kepengurusan IAI Kalsel diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan organisasi profesi, guna membangun ekosistem arsitektur yang unggul dan kompetitif.
(Humas Unukase/mpd)















