KPK Geledah Kantor Gubernur Kalsel: Dugaan Suap Miliaran Terungkap?

- Penulis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke kantor Gubernur Kalsel menggeledah ruang kerja Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang ke kantor Gubernur Kalsel menggeledah ruang kerja Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Banjarbaru – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di ruang kerja Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, di kompleks perkantoran Gubernur Kalsel, Selasa (8/10/2024) siang.

Penggeledahan ini dilakukan setelah rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di Kalsel, di mana total enam orang, termasuk pejabat dan pihak swasta, diamankan terkait dugaan suap pengadaan barang.

Sekitar pukul 11.55 Wita, penyidik KPK yang dikawal Brimob Polda Kalsel tiba dengan tas besar dan koper, lalu naik ke lantai tiga gedung. Sementara itu, keberadaan Gubernur Sahbirin Noor tidak diketahui selama proses penggeledahan berlangsung.

Sebelumnya, di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, suasana tampak sepi, dan tidak ada tanda-tanda penggeledahan. Namun, petugas keamanan melarang media untuk masuk ke dalam kantor.

Baca Juga:  Tim Program Kreativitas Mahasiswa 2025 Prodi Keperawatan ULM Ungkap Rahasia Daun Ambaratan: Antara Tradisi Banjar dan Manfaat Medis

Keempat orang yang terjaring OTT pada 7 Oktober 2024 sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Mohon bersabar karena pihak-pihak tersebut kami bawa bertahap melalui penerbangan komersil sehingga tidak bisa dalam 1 jadwal, nanti kalau sudah terkumpul kami akan sampaikan melalui konpers,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengonfirmasi bahwa dari enam orang yang ditangkap, empat merupakan penyelenggara negara dan dua dari pihak swasta. Mereka diduga terlibat dalam suap pengadaan barang dan jasa di Pemprov Kalsel.

Konferensi pers untuk mengumumkan hasil OTT ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (8/10/2024).

Berita Terkait

Wisuda STIKes Intan Martapura Tahun 2026, Lahirkan Lulusan Siap Berkontribusi bagi Dunia Kesehatan
Hadiri Wisuda STIKes Intan Martapura, Plt Kepala LLDIKTI XI Dorong Peningkatan Mutu dan Integritas Perguruan Tinggi
Riset Mahasiswa ULM Ungkap Paradoks Kesehatan Pekerja Prostitusi Daring: Sadar Risiko, Belum Konsisten Mencegah
Tim PKM-RSH ULM Ungkap Dampak Komunikasi Menyakitkan dalam Hubungan Pacaran Remaja
Semarak Merah Putih di PAUDIT Robbani Banjarbaru Warnai Kebersamaan dan Perkuat Silaturahmi Orang Tua, Guru, dan Anak
Gandeng Ibu-Ibu Kader Kelurahan Cempaka, Tim Dosen Manfaatkan Potensi Ikan Lokal Lewat Dana Kemdiktisaintek dalam Pencegahan Stunting
UNUKASE Bersama Ponpes Darul Ilmi, Dorong Santri Lanjut Kuliah dan Kuasai Profesi Strategis
UNUKASE Perkuat Sinergi dengan Pondok Pesantren Walisongo, Dorong Santri Lanjut ke Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:03 WITA

UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Rabu, 15 April 2026 - 21:59 WITA

Muscablub Gerakan Pramuka Barito Kuala Momentum Untuk Penataan Organasasi

Jumat, 28 November 2025 - 17:46 WITA

In House Training Mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan ULM Dorong Pembelajaran Berkelanjutan di Sekolah Berbasis Lahan Basah

Senin, 1 September 2025 - 20:38 WITA

Mendorong Desa Modern, UNUKASE Gelar Seminar di Kecamatan Tabukan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x