Tanah Bumbu – Kebakaran hebat yang melanda Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah bumbu, Selasa (6/5/25), menyisakan duka mendalam bagi Rosmah, seorang nenek lanjut usia.
Dengan jilbab pink pucat yang lusuh dan mata sembab, ia terlihat mengais puing bekas kebakaran yang meluluhlantakkan rumahnya, berharap menemukan sisa-sisa harta yang telah hilang.
Kebakaran di Tanah Bumbu yang melalap empat rumah warga di Jalan Semudra ini tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menghancurkan usaha kecil Rosmah yang selama ini menjadi mata pencahariannya.
Yang paling memilukan, Rosmah kehilangan perhiasan emas yang telah disimpan selama bertahun-tahun.
“Isinya ada cincin, gelang, kalung, totalnya sekitar 100 gram,” ungkap Rosmah dengan suara lirih.
Ia menyimpan perhiasan tersebut dalam kotak brankas kecil sebagai tabungan hidup dan kenang-kenangan berharga.
Setelah api padam, Rosmah dan keluarganya kembali ke lokasi kebakaran dengan harapan dapat menyelamatkan sebagian harta mereka.
Berjam-jam mencari di antara puing-puing yang hangus, Rosmah akhirnya menemukan brankas tersebut. Namun, harapan itu pupus seketika ketika ia mendapati bahwa brankas tersebut sudah kosong—tidak ada satupun emas yang tersisa.
Kini, Rosmah hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan pahit tersebut. Ia kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, dan tabungan hidupnya dalam bentuk emas.
Sementara itu, ia bersama keluarganya terpaksa menumpang tinggal di rumah kerabat dan menunggu uluran bantuan.
Peristiwa Kebakaran ini menjadi pengingat betapa rapuhnya kehidupan yang bergantung pada harta benda. Namun, di tengah kepedihan, harapan akan keajaiban dan solidaritas masyarakat menjadi harapan yang masih menyala.
Sumber : (Wartabanjar.com)

