Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan publik sekaligus meningkatkan kapasitas desa dalam memenuhi hak-hak perempuan dan anak.
Ia menilai transformasi DRPPA menuju RBI merupakan langkah strategis dalam membangun sistem perlindungan yang lebih terintegrasi.
Melalui ruang kolaboratif tersebut, koordinasi penanganan berbagai persoalan perempuan dan anak dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan terstruktur hingga ke tingkat kabupaten.
“Melalui Desa Bajuin, kita berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berpihak kepada perempuan dan anak serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan sejahtera,” kata Maria Ulfah.
Pada hari yang sama, tim gabungan juga melakukan peninjauan ke Desa Bumi Jaya sebagai bagian dari rangkaian survei potensi RBI di Kabupaten Tanah Laut.
Di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Laut menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai lokus kunjungan KemenPPPA bersama Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Barito Kuala.
Kegiatan ini turut dihadiri Tim Deputi Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, perwakilan DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Selatan, sejumlah perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Forum Anak Daerah, serta jajaran pemerintah desa setempat.
Halaman : 1 2















