Kehidupan Mewah Pengemis Ini Akan Membuat Anda Terkagum-kagum!

- Penulis

Sabtu, 2 November 2024 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pengemis (Dok. JoSS)

Ilustrasi Pengemis (Dok. JoSS)

Ragam – Pengemis kerap diidentikkan dengan kemiskinan, hidup dari kepingan belas kasihan yang diberikan orang lain.

Siapa sangka, ada pengemis yang ternyata menyimpan kekayaan yang fantastis! Adalah Bharat Jain, seorang pria asal India yang disebut sebagai pengemis terkaya di dunia, dengan harta mencapai 75 juta rupee atau sekitar Rp 13,7 miliar.

Kisahnya bak cerita luar biasa, bermula dari kehidupan sederhana hingga menjadi sosok yang mampu membeli berbagai aset bernilai tinggi.

Lahir dari keluarga yang serba terbatas, Bharat tidak sempat mengenyam pendidikan formal. Hal ini membuatnya sulit mendapatkan pekerjaan yang stabil.

Namun, di tengah keterbatasan, ia justru menemukan jalan tak biasa untuk mengubah nasib keluarganya yaitu menjadi seorang pengemis.

Dengan penghasilannya yang tak main-main, sekitar 60.000-75.000 rupee (sekitar Rp 11-13 juta) setiap bulan, Bharat kini memiliki apartemen dua kamar di Mumbai yang bernilai 12 juta rupee.

Baca Juga:  Jejak Gelar Haji di Masa Kolonial Belanda: Dari Simbol Perlawanan hingga Identitas Sosial

Tak hanya itu, ia juga menyewakan dua toko di kawasan Thane dengan harga sewa 30.000 rupee per bulan, menambah pemasukan bulanan bagi keluarganya.

Menariknya, meski sudah hidup berkecukupan, Bharat tetap mengemis di sekitar stasiun Chhatrapati Shivaji Maharaj Terminus dan Azad Maidan.

Banyak orang di sekitarnya menyarankan agar ia berhenti, tetapi Bharat memilih tetap melanjutkan aktivitasnya. Dari hasil mengemis, ia mampu menghasilkan sekitar 2.000-2.500 rupee per hari (sekitar Rp365 ribu hingga Rp500 ribu) hanya dalam waktu 10-12 jam kerja.

Keluarga Bharat kini menikmati hidup yang nyaman. Mereka tinggal di apartemen yang layak, anak-anaknya bisa bersekolah, dan anggota keluarganya memiliki toko alat tulis.

Walau sudah berkecukupan, Bharat memilih tetap menjalani jalan hidupnya sebagai seorang pengemis yang luar biasa.

Berita Terkait

KHGT Dikritik karena Abaikan Rukyat Lokal, Ini Tanggapan Muhammadiyah
Konsep Awal Hari dalam KHGT, Mewujudkan Persatuan Umat Lewat Kalender Islam Global
Kalender Hijriah Global Tunggal, Inisiatif Muhammadiyah Satukan Umat Dunia
Buku The Satanic Verses: Karya yang Membuat Penulisnya Hidup dalam Pelarian
Dampak Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Kenali Penyebab dan Solusinya
Pesta Spesial Muhammad Andina Tonaratang RH yang Tak Terlupakan
Jejak Gelar Haji di Masa Kolonial Belanda: Dari Simbol Perlawanan hingga Identitas Sosial

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WITA

MTQN Ke-23 Simpang Empat Tanah Bumbu Resmi Ditutup, Bupati Dorong Generasi Qur’ani

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:16 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Hadiri Launching Buku ‘Suara dari Tenggara’, Apresiasi Puluhan Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:09 WITA

19 UMKM Tanah Bumbu Terima Sertifikat Halal, Pemkab Dorong Produk Naik Kelas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:47 WITA

Temu Karya Bhakti Sosial PSM Ke-23 Sukses Digelar di Pantai Mattone Tanah Bumbu

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:33 WITA

MTQN ke-23 Kecamatan Simpang Empat Resmi Dibuka, Bupati Tanah Bumbu Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:26 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Lahirnya Wirausaha Baru Lewat Program Pelatihan Disnakertrans

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:15 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Tata Kelola Anggaran Lewat Perubahan KUA-PPAS 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:59 WITA

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Resmi Buka Diklat Calon Paskibraka 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x