Dampak Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Kenali Penyebab dan Solusinya

- Penulis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PHK

Ilustrasi PHK

Tanah Bumbu – Lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung sangat penting untuk kesehatan mental karyawan. Bekerja di tempat yang diskriminatif dapat menyebabkan tekanan yang signifikan dan berpotensi menurunkan produktivitas. Menurut data dari yankes.kemkes.go.id, rata-rata seseorang menghabiskan delapan jam sehari di tempat kerja, membuatnya menjadi salah satu aspek utama dalam kehidupan.

Kesehatan mental di tempat kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk beban kerja yang berlebihan, gaji yang rendah, dan stigma seputar masalah mental. Beban kerja yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan dan memengaruhi efisiensi kerja, sedangkan gaji yang rendah dapat meningkatkan kecemasan dan depresi. Stigma juga menjadi tantangan, karena banyak orang merasa tidak nyaman membicarakan masalah kesehatan mental mereka di lingkungan kerja.

Gangguan kecemasan, yang mempengaruhi sekitar 18% orang dewasa, sering kali muncul dalam bentuk kegelisahan, kelelahan, dan kesulitan berkonsentrasi. Penyebab umum kecemasan di tempat kerja termasuk hubungan yang tidak harmonis dengan rekan kerja dan tenggat waktu yang ketat. Selain itu, depresi juga bisa timbul akibat ketidakamanan pekerjaan dan lingkungan kerja yang tidak sehat.

Baca Juga:  Pemkab Tanah Bumbu Gandeng PRSTS Kalsel Cetak SDM Terampil dan Produktif

Para ahli mendorong karyawan yang mengalami masalah kesehatan mental untuk mencari bantuan profesional. Banyak perusahaan menyediakan program bantuan karyawan yang bisa dimanfaatkan. Terapi dan konsultasi dengan tenaga ahli dapat membantu mengatasi gangguan mental, memastikan karyawan tetap produktif dan sehat.

Menjaga kesehatan mental di tempat kerja bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga perusahaan, untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif dan mendukung.

Berita Terkait

DPRD Tanah Bumbu Pastikan Pembangunan Jembatan Desa Jombang Berjalan Sesuai Rencana
Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI
Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan
Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri
Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu
Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI
Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu
Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas APBD 2025, Pemkab Raih WTP ke-13

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:32 WITA

Pelantikan Dewan Direksi LPPOM Kalsel. Rektor UNUKASE Turut Hadiri Acara

Senin, 15 Juni 2026 - 22:56 WITA

Dosen Keperawatan ULM Latih Orang Tua Pasien Leukemia Anak Terapkan Bubble Therapy di RSUD Ulin, Apa Itu?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:02 WITA

Diskusi Pengembangan Kampus, Rektor UNUKASE Sambut Kehadiran Pimpinan LPTNU dalam

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:36 WITA

Peringati HUT ALRI ke-77, Rest Area UNUKASE Jadi Titik Persinggahan Pesepeda Onthel

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:35 WITA

Best Content Creator, Mahasiswi Akuntansi UNUKASE Raih Prestasi Nasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:41 WITA

Rakorwil JAPNAS Kalsel Dorong Sinergi Bisnis dan Penguatan Organisasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:14 WITA

Upacara Penuh Khidmat hingga Kebersamaan Tanpa Sekat Mewarnai Hardiknas 2026 di UNUKASE

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:57 WITA

UNUKASE Buka Akses Global bagi Mahasiswa dan Dosen Melalui Kerja Sama dengan INTI Malaysia

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x