Hadiri Dies Natalis UNU Kalsel, Kepala BPIP RI Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni Kebangsaan

- Penulis

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Banjarmasin, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP RI) menekankan pentingnya menjaga harmoni dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesan kuat itu disampaikannya pada acara Studium Generale yang digelar bersamaan dengan Dies Natalis UNU dan Penandatanganan MoU antara BPIP RI dan UNU Kalimantan Selatan, Sabtu (30/10).

Acara yang digelar secara hybrid ini dihadiri oleh ribuan mahasiswa UNU Kalimantan Selatan yang secara hikmat menyimak pidato Profesor Yudian yang juga didampingi oleh Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP RI, Ir. Prakoso, M.M, tentang pentingnya keharmonisan Agama dan Pancasila menyongsong Indonesia Satu Abad.

Dalam sambutannya, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga yang juga pernah mengajar di Harvard University menjelaskan betapa pentingnya menjaga bangsa ini. Salah satunya dengan menumbuhkan sikap optimisme bahwa Indonesia mempunyai modal yang besar dalam membangun peradaban dunia.

“Oleh karena itu jangan pesimis untuk membaca Indonesia, tentu ada problem tapi dengan pondasi kita yang kuat kita punya modal terbaik di dunia untuk memajukan bangsa ini, inilah yang disebut sebagai transfer harmoni. Harmoni antara Pancasila, Agama, Suku, dan Tradisi”, tegas Profesor Yudian.

 

Pada acara ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara BPIP RI dan UNU Kalimantan Selatan mengenai Pelaksanaan Pembinaaan Ideologi Pancasila melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ir. Prakoso, M.M berharap kerjasama ini mampu menguatkan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi masyarakat Kalimantan Selatan terkhusus bagi mahasiswa, dosen, dan civitas akademika di UNU Kalsel. “Sehingga masyarakat Kalsel dapat mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari melalui peran UNU yang sangat strategis dalam pengarusutamaan Pancasila”, ujarnya.

Baca Juga:  Curi Perhatian di Medsos, Begini Perlakuan Panglima Laskar Untuk Anak Istri

Pada kesempatan yang lain, Ketua Dewan Pendiri UNU Kalsel, Drs. H. M. Syarbani Haira, M.Si, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang besar kepada Kepala BPIP RI yang telah menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke kampus UNU Kalsel.

“Insyaallah kita akan mendapatkan masukan yang berkualitas dengan hadirnya Profesor Yudian di kampus ini. Sementara kita tahu lebih dari 87% penduduk Indonesia adalah muslim yang memiliki spirit kolektif dalam menjunjung kebangsaan, meskipun ada kelompok tertentu yang melakukan konfrontasi dan mengganggu stabilitas negara”, tuturnya.

Senada dengan H. M. Syarbani, Rektor UNU Kalsel, Dr. M. Nadzmi Akbar, menambahkan bahwa Profesor Yudian adalah sosok tokoh yang memiliki intelektualitas tinggi. “Selain sebagai seorang Profesor, beliau juga Ulama’ yang sangat faham tentang agama dan mampu membaca masa depan”, tambahnya.

Dalam sambutannya, ia berharap apa yang disampaikan Profesor Yudian dapat bermanfaat bagi kita semua dalam menjaga spirit harmoni terutama pada Pulau Kalimantan secara keseluruhan untuk kesiapan menjadi Ibukota baru bagi negara ini. (FAW)

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA
Ancaman Radikalisme di Era Digital: Saatnya Bersama Melindungi Generasi Muda Barito Kuala
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:07 WITA

Rombongan Kalsel Ziarah ke Imam Bukhari International Scientific Research Center di Uzbekistan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:24 WITA

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x