Batulicin – Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dalam beberapa hari terakhir, Bupati Tanbu, Andi Rudi Latif, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah antisipatif.
Instruksi ini disampaikan menyusul intensitas hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Tanbu, yang berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Sebagai respons cepat, BPBD Tanbu melalui program BPBD BerAKSI menggelar kegiatan kesiapsiagaan dengan menyiapkan peralatan tanggap darurat, melakukan patroli rutin, serta memberikan sosialisasi di daerah rawan bencana, Jumat (10/04).
“Langkah ini bertujuan untuk memantau situasi secara langsung dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah rawan bencana,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Tanbu, H. Sulhadi.
BPBD juga telah menyiapkan sejumlah peralatan pendukung untuk mempercepat respon jika terjadi bencana alam. Menurut Sulhadi, kesiapan ini sangat penting mengingat kondisi cuaca yang masih belum bersahabat.
“Dengan kondisi cuaca yang masih belum bersahabat, kita harus selalu siap siaga. Kesiapan ini penting agar dapat meminimalisir risiko dan kerugian yang mungkin terjadi,” tambahnya.
Melalui langkah sigap ini, Pemkab Tanah Bumbu menunjukkan komitmennya dalam melindungi keselamatan dan kenyamanan warganya dari ancaman bencana alam yang tidak dapat diprediksi.















