Banjarmasin – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Selatan, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P., menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan loyalitas seluruh kader PKB di Bumi Lambung Mangkurat. Hal itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah (Muspimwil) PKB Kalsel, Jumat (14/11/2025), di salah satu hotel di Banjarmasin.
Dalam sambutannya, Cucun menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran DPW, DPC, hingga struktur paling bawah yang terus menjaga kekompakan dan semangat perjuangan partai.
“Terima kasih dan bangga kepada semua. Lama tidak bertemu, dan inilah momentum terbaik, pembukaan Muspimwil ini. Saya juga menyampaikan salam dari Ketua Umum Gus Muhaimin, para Wakil Ketua Umum, termasuk Ketua Bidang Eksekutif dan Legislatif Gus Halim,” ujar Cucun.
Cucun menegaskan, soliditas adalah kunci kekuatan PKB di Kalsel. Baginya, kebersamaan dan loyalitas kader membuktikan bahwa PKB bukan sekadar partai lima tahunan, tetapi selalu hadir di tengah masyarakat kapan pun dibutuhkan.
“Saya berharap soliditas ini terus dipertahankan. Ini bukti bahwa PKB siap hadir di tengah masyarakat kapan pun dan di mana pun,” tegasnya.
Tak hanya itu, Cucun juga menyinggung proses penataan struktur internal partai yang sedang berjalan di berbagai tingkatan. Ia menekankan, PKB adalah partai matang dengan pengalaman panjang, sehingga proses konsolidasi dan kaderisasi berlangsung wajar, transparan, dan tanpa praktik negatif.
“PKB sudah matang dengan berbagai pengalaman. Dan saya tegaskan, tidak ada politik uang di PKB. Jika sampai terdengar oleh DPP, termasuk saya sendiri, jangan harap lolos uji proper atau uji kepatutan. Pasti akan diskualifikasi,” tegasnya lagi.
Cucun menilai, Kalimantan Selatan memiliki potensi elektoral besar bagi PKB. Ia menceritakan pertemuannya dengan ulama sepuh Tuan Guru Muaz, yang mengingatkan bahwa pada 1955 Partai NU pernah menjadi pemenang di wilayah ini. Menurutnya, kejayaan itu sangat mungkin kembali diraih PKB saat ini.
“Kalsel potensinya luar biasa. Guru Muaz menyampaikan, tahun 1955 Partai NU pemenang di sini. Dan itu bukan hal mustahil untuk diraih PKB sekarang,” ujar Cucun.
Muspimwil PKB Kalsel dihadiri Ketua Dewan Syuro DPW PKB Kalsel KH. Guru Sakrani Nasri, Sekretaris Dewan Syuro KH. Saleh Yusran, Guru Samsul, struktur DPW PKB, serta Ketua dan Sekretaris DPC PKB se-Kalsel. Cucun menambahkan, Muspimwil ini menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penyusunan arah kerja partai ke depan, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi agenda politik nasional maupun daerah.















