ASN di Tanbu Ikuti Forum Nasional Stunting secara Virtual

- Penulis

Kamis, 23 Desember 2021 - 10:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Forum Nasional Stunting Tahun 2021 secara zoom meeting di Digital Live Room Kantor Bupati Tanah Bumbu, Selasa (14/12/2021).

Pemkab diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Bappeda serta Kepala DKBPPPA dan jajaran lainnya.

Menurut Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo dalam paparannya mengatakan stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dibidang kesehatan.

Arahan Presiden pada Rapat Terbatas tanggal 5 Agustus 2020, pertama fokus penurunan stunting di 10 Provinsi yang memiliki prevalensi tertinggi diantaranya NTT, NTB, Sulbar, Gorontalo, Aceh, Kalteng, Kalsel, Kalbar, Sulteng dan Sultra.

Kedua, memberikan akses pelayanan bagi ibu hamil maupun balita di Puskesmas, Posyandu dipastikan tetap berlangsung.

Ketiga, tingkatkan upaya promotif, edukasi dan sosialisasi bagi ibu-ibu hamil serta pada keluarga harus terus menerus digencarkan sehingga meningkatkan pemahaman untuk pencegahan stunting, dengan melibatkan PKK, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat RT dan RW serta relawan dan kita harapkan ini menjadi gerakan bersama di masyarakat.

Keempat, upaya penurunan stunting berkaitan dengan program perlindungan sosial, terutama Program Keluarga Harapan (PKH) kemudian pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan juga pembangunan infrastruktur dasar yang menjangkau keluarga-keluarga yang tidak mampu.

Refleksi upaya percepatan penurunan stunting sesuai dengan Perpres Nomor 72 Tahun 2021, membangun infrastruktur penyusunan peraturan BKKBN mengenai rencana aksi penurunan angka stunting sebagai turunan pelaksanaan peraturan Presiden tersebut.

Baca Juga:  BPKAD Tanbu Launching Modul Digital

Peraturan ini memuat tiga hal, yang pertama adalah rencana aksi Nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian lembaga Pemerintah dan sampai Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan penurunan stunting.

Lalu mekanisme dan tata kerja serta sekretariat pelaksana termasuk kelembagaan penurunan stunting baik di daerah sampai ditingkat desa, kemudian pemantauan evaluasi dan pelaporan.

Sementara itu, Wakil Presiden RI KH. Ma’ruf Amin dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan tersebut mengatakan saat ini satu dari tiga balita Indonesia mengalami stunting, persoalan ini bukan sekedar persoalan bangsa dimasa sekarang saja melainkan menyangkut masa depan kita, generasi penerus, merekalah masa depan kita.

Pemerintah sangat serius mengupayakan penurunan stunting, komitmen Pemerintah tidak pernah kendur pada Agustus 2021 kemarin Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting substansinya mengadopsi strategi Nasional percepatan pencegahan stunting tahun 2018 – 2024.

“Perpres ini memberikan dasar hukum untuk melakukan penguatan substansi intervensi pendanaan serta pemantauan evaluasi yang diperlukan sebagai upaya percepatan penurunan stunting, sebagai salah satu prioritas utama pelaksanaan pembangunan di pusat, daerah dan desa/kelurahan, mengoptimalkan mobilisasi sumberdaya,
menguatkan koordinasi pemantauan dan evaluasi dalam memastikan program berjalan dengan baik,” ujar Wapres saat mengakhiri sambutan dan arahannya. (Ags)

Berita Terkait

Tenun Pagatan Berbordir Didorong Makin Dikenal, Dekranasda Tanah Bumbu Siapkan Strategi Baru
Pemkab Tanah Bumbu Bekali Pelajar dengan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Politik
Bendahara Umum Dewan Budaya Banjar Menyampaikan Ucapan Dirgahayu HUT TNI ke-81
Pemkab Barito Kuala Dorong Pemanfaatan Satu Data Untuk Perkuat Pembinaan UMKM
Ikon Baru Tanah Laut! Tugu 0 Kilometer Pelaihari Diresmikan, Satu-Satunya di Kalsel yang Bisa Berputar
Dewan Budaya Banjar, Pasar Terapung Lok Baintan Harus Dilestarikan dan Difasilitasi
Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”
Dewan Budaya Banjar Mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:30 WITA

Bendahara Umum Dewan Budaya Banjar Menyampaikan Ucapan Dirgahayu HUT TNI ke-81

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Dewan Budaya Banjar Mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional 2026

Minggu, 27 September 2026 - 14:48 WITA

Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin

Rabu, 23 September 2026 - 21:15 WITA

Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WITA

Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman

Kamis, 17 September 2026 - 11:09 WITA

Toleransi Di Era Cancel Culture dan Komentar Pedas

Rabu, 9 September 2026 - 17:33 WITA

Warga RT 64 Teluk Dalam Terima Bantuan Air Bersih dan Tandon dari PT Air Minum Bandarmasih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:11 WITA

FKP Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pemuda dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x