Berikan Kuliah Umum di STIKES Intan Martapura, Deputi BP2MI Informasikan peluang Kerja ke Luar Negeri

- Penulis

Jumat, 23 Desember 2022 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net, Martapura – Dalam rangka diseminasi informasi mengenai peluang kerja di luar negeri, Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar kuliah umum dan dialog interaktif di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Intan Martapura, pada Kamis (22/12/2022).
Acara menghadirkan Drs. Lasro Simbolon, M.A (Deputi BP2MI) sebagai pembicara.

Dengan tema mengenai “Peluang Kerja ke Luar Negeri dan Perlindungan Menyeluruh kepada PMI sebagai VVIP”, acara digelar secara luring dan dihadiri langsung oleh sejumlah mahasiswa di Aula Kuliah Bersama STIKes Intan Martapura.

Hadir untuk memberikan sambutan Hj. Zubaidah, SST., S.Kep.,MPH (Ketua STIKes Intan Martapura). Pihaknya menyampaikan bahwa kritik masuknya pekerja asing yang ada di Indonesia harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pekerja dalam negeri. “Kalimantan Selatan termasuk salah satu provinsi yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi.

Sehingga kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi persaingan global yang sudah didepan mata. Kita seyogyanya membuka paradigma atau pola pikir untuk melihat peluang dan tantangan untuk memenangkan persaingan dengan SDM asing, “ paparnya.

Deputi BP2MI, Drs. Lasro Simbolon, M.A, menginformasikan mengenai terbukanya peluang kerja ke luar negeri dengan cara dan proses yang benar dan aman. “Landasan filosofisnya adalah UUD 1945 Pasal 27 ayat (2), yang berbunyi Setiap Warga Negara Berhak atas Pekerjaan dan Penghidupan yang layak serta UU No. 18 Tahun 2017. Oleh karenanya kewajiban negara untuk memberikan informasi mengenai peluang kerja, dan pelatihan keterampilan kepada para calon tenaga kerja.

Baca Juga:  Sukses dan Lancar! Pelantikan KPPS Pemilu 2024 di Desa Sejahtera

Banyaknya Pekerja Migran Indonesia di luar negeri yang mengalami masalah karena mereka tidak memiliki keterampilan yang cukup termasuk bahasa (internasional) dan diberangkatkan secara ilegal,” ungkap Lasro.

Ketua STIKes menambahkan bahwa STIKes Intan Martapura mengapresiasi kegiatan dengan BP2MI. “Terobosan yang dibuat oleh BP2MI luar biasa. Ini peluang yang bagus. Lulusan STIKes Intan Martapura bisa bekerja diluar negeri melalui prosedur, penempatan serta perlindungan yang legal.

STIKes Intan Martapura ditantang untuk membentuk layanan pusat informasi bekerja di luar negeri. Secara teknis, STIKes Intan Martapura akan meningkatkan lagi kualitas pembelajaran, agar mahasiswa bisa lebih kompeten dan siap bersaing secara global, “ papar Ketua STIKes.  Acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara STIKes Intan Martapura dengan BP2MI.

Berita Terkait

Diskominfo SP Tanah Bumbu Optimalkan SP4N-LAPOR! dan Layanan Informasi Publik
Ketok Palu! DPRD Tanah Bumbu Cabut Perda Perubahan Status Kelurahan Batulicin
DPRD Tanah Bumbu Dorong Evaluasi Status TWA Pulau Sawangi demi Ruang Kelola Warga
Bupati Tanah Bumbu Lepas 239 Jamaah Calon Haji Kloter 13 dan 18 di Masjid Agung Nurussalam
Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan Kasad atas Dukungan Pembangunan Kodam di Kalsel
UNUKASE Perkuat Kerja Sama Dengan UNWAHAS Semarang
Bupati Tanah Laut Hadiri Pelepasan Siswa MAN IC, Soroti Peran SDM Unggul untuk Daerah
Rakorwil JAPNAS Kalsel Dorong Sinergi Bisnis dan Penguatan Organisasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x