Semarang – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) menghadiri kegiatan pendampingan penyusunan proposal Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS). Kegiatan tersebut yang berlangsung di Louis Kienne Hotel Pandanaran, Semarang, Kamis (07/05/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, UNUKASE juga melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Kampus 1 Universitas Wahid Hasyim sebagai bentuk penguatan sinergi antar Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).
Rektor UNWAHAS, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM., memberikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara kedua institusi. Menurutnya, sesama perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama perlu saling mendukung demi kemajuan bersama.
“Sesama universitas yang berada di bawah naungan lembaga NU, sebaiknya memang harus saling mendukung dalam hal kebaikan,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama. Ia menyebutkan bahwa kerja sama strategis antar PTNU menjadi langkah penting untuk memperkuat mutu akademik dan pengembangan institusi.
Menurut Dr. Abrani, forum pendampingan PP-PTS sekaligus penandatanganan MoU lintas perguruan tinggi Nahdlatul Ulama menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat koordinasi dan membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
“Dengan forum ini, kami berharap dapat memperkuat sinergi antar PTNU, berbagi pengalaman, dan memanfaatkan sumber daya bersama untuk mempercepat peningkatan akreditasi serta mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi secara universal,” ujar Dr. Abrani.
Ia juga menegaskan komitmen UNUKASE untuk terus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai PTNU dalam pengembangan pendidikan berbasis keunggulan akademik dan nilai-nilai keislaman.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan PTNU lain dalam mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada keunggulan akademik dan nilai-nilai keislaman,” tutupnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antar perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, tetapi juga memperkuat langkah bersama dalam membangun peradaban Islam melalui pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.















