Pemkab Tanbu Gelar Expose Laporan Perkembangan Penyusunan Masterplan Kampung Gabus Haruan

- Penulis

Kamis, 14 Juli 2022 - 14:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Melalui Dinas Perikanan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Expose Laporan Perkembangan Penyusunan Masterplan Kampung Gabus Haruan yang bekerjasama dengan Balai Riset dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI).

Kegiatan yang dihadiri oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Tanah Bumbu ini juga turut dihadiri BPN Tanbu, Dinas PUPR, bersama seluruh kedinasan lingkup Pemkab Tanbu yg terkait, Camat Kusan Hulu, PT Tunas Inti Abadi, Kepala Desa Binawara dan Kepala Desa Manuntung beserta BUMDes dan Ketua Pokdakan serta penyuluh perikanan dan digelar di ruang rapat Kantor Dinas Perikanan, Rabu (13/07/2022) kemarin.

Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu Yulian Herawati menyampaikan, kegiatan expose ini dilaksanakan dalam rangka pemantapan persiapan pembentukan Kampung Gabus Haruan di dua desa, yaitu pada Kecamatan Kusan Hulu yakni Desa Binawara dan Desa Manuntung.

Yulia menjelaskan, bahwa melalui program Kampung Gabus Haruan, tahapan perencanaan budidaya ikan Gabus Haruan di desa tersebut mulai dari pembibitan, pembesaran, hingga pengolahan telah dipersiapkan secara terintegrasi.

“Yang pertama yang ingin kita capai adalah meningkatkan produksi budidaya perikanan masyarakat, dan kenapa kita memilih ikan Gabus Haruan, karena itu merupakan salah satu komiditi lokal kita,” ungkapnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Bendahara Garda BMI Ikut Kegiatan Donor Darah

Selain itu ia juga berharap, dengan adanya Kampung Gabus Haruan ini, pelatihan budidaya serta pengolahan ikan yang diberikan, dapat sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Lebih lanjut, sistem “Zero Waste” yang diterapkan dalam Kampung Gabus Haruan ini, akan memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan, mengingat tidak adanya sampah dan limbah yang terbuang.

Dirinya juga tidak menampik bahwa, keberadaan Kampung Gabus Haruan ini akan menjadi salah satu upaya, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi penyangga pangan Ibu Kota Negara yang baru.

 

Sementara itu, Prof. Dr. Estu Nugroho selaku Tim Tenaga Ahli Penyusunan Masterplan Kampung Gabus Haruan, mengatakan jika upaya untuk membentuk Kampung Budidaya Gahar yang dilakukan oleh Dinas Perikanan Tanah Bumbu ini, merupakan suatu perwujudan dari KKP yaitu bagaimana menjadikan sumber daya lokal sebagai kekuatan untuk menggerakkan perekonomian daerah.

“Kami sudah mengobservasi dan juga melakukan penelitian, terhadap kemungkinan keberhasilan terwujudnya Kampung Gahar ini, tentu hal ini tidak lepas dari adanya dukungan dan kerjasama stakeholder yang ada,” tutupnya. (Rel/NF)

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA
Ancaman Radikalisme di Era Digital: Saatnya Bersama Melindungi Generasi Muda Barito Kuala
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:07 WITA

Rombongan Kalsel Ziarah ke Imam Bukhari International Scientific Research Center di Uzbekistan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:24 WITA

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x