PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut kembali memeriahkan kawasan pesisir lewat helatan tahunan Festival Layang-Layang 2026 di Pantai Batakan Baru, Sabtu (24/10/2026).
Agenda yang berlangsung selama dua hari hingga Minggu (25/10/2026) ini menghadirkan perpaduan antara ajang olahraga rekreasi, hiburan masyarakat dari artis nasional seperti Ratna LIDA dan Endah DA2, hingga aksi penggalangan dana sosial bagi korban kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dalam sambutannya, Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto mengingatkan kembali capaian prestasi tahun lalu saat Kabupaten Tanah Laut sukses memecahkan rekor MURI untuk penerbangan layang-layang dandang terbanyak.
”Para peserta lomba layang-layang semua, mungkin ini kali kedua kita melaksanakan perlombaan layang-layang, yang mana tahun lalu kita sudah melaksanakan perlombaan seperti ini dan mendapatkan rekor MURI, bahwa kita di Kabupaten Tanah Laut ini menerbangkan layang-layang dandang terbanyak di dunia,” tegas Rahmat.
Ia pun mengajak segenap pencinta layang-layang dari berbagai pelosok wilayah untuk terus mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi edisi mendatang.
”Sehingga kegiatan ini adalah menjadikan suatu kegiatan tahunan. Jadi, pian-pian berataan semua yang dari seluruh Kalimantan terkhususnya di Provinsi Kalimantan Selatan, siapkanlah layang-layang yang terbaik karena tahun depan pun event ini akan tetap kita laksanakan,” tuturnya.
Tidak hanya sebatas perlombaan, helatan ini juga diwarnai dengan aksi empati terhadap kondisi sosial lingkungan sekitar. Di hadapan para tamu dan peserta, Bupati Rahmat Trianto mengimbau kepedulian bersama terhadap musibah karhutla yang masih melanda sebagian wilayah Kalimantan Selatan, termasuk kawasan Tanah Laut.
”Pada kegiatan ini pun kita akan menggalang dana untuk saudara-saudara kita yang terdampak atau terkena dari kebakaran hutan dan lahan, termasuk di Tanah Laut juga masih ada yang terdampak kebakaran hutan dan lahan,” pungkasnya.
Pada penyelenggaraan kali ini, panitia menyuguhkan inovasi berupa penambahan kategori kompetisi. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut, Zulpuaddin, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan peserta, baik tingkat lokal maupun regional.
”Dan lomba festival tahun ini ada penambahan kelas, yaitu yang pertama, dandang. Yang kedua, dandang ini ada dua, yaitu kelas umum dan lokal. Lokal ini khusus Kabupaten Tanah Laut, SKPD, dan masyarakat. Kemudian yang umum, ini se-Kalsel atau nasional,” ujar Zulpuaddin.
Pengembangan variasi lomba tersebut mendapat sambutan hangat dari Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Pelayang Seluruh Indonesia (PELANGI), Sari Madjid. Ia menilai Pantai Batakan Baru memiliki daya tarik dan bentang alam yang ideal untuk mendukung ajang layang-layang berskala besar.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















