Era Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto, Desa Tak Lagi Bergantung: Batu Tungku Jadi Contoh

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Batu Tungku, Said Muhammad.

Kepala Desa Batu Tungku, Said Muhammad.

Tanah Laut – Arah pembangunan Tanah Laut di bawah kepemimpinan Bupati H. Rahmat Trianto tak hanya dibaca dari angka-angka laporan. Di tingkat desa, geliatnya mulai terasa dalam bentuk keberanian untuk mandiri dan mengelola potensi sendiri.

Di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, optimisme itu tumbuh seiring perubahan pola pembangunan yang tak lagi semata bertumpu pada transfer anggaran. Pemerintah desa kini mulai bergerak menyusun strategi menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan dinamika regulasi pusat yang terus berubah.

Kepala Desa Batu Tungku, Said Muhammad, menilai kebijakan daerah yang mendorong masuknya investasi ke desa menjadi ruang baru bagi kemandirian fiskal desa. Menurutnya, langkah tersebut memberi harapan agar desa memiliki sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang lebih berkelanjutan.

“Alhamdulillah kita tetap bersyukur dengan dana yang ada. Tapi setelah adanya pemangkasan, kita harus menyikapinya dengan memaksimalkan potensi. Ada investor yang datang, mudah-mudahan desa bisa mendapatkan PAD dari perusahaan tersebut,” ujarnya, Senin (02/02/2026).

Ia menyebut, komunikasi dengan calon investor sejak awal 2026 menunjukkan sinyal positif. Jika terealisasi, kehadiran investasi itu diharapkan mampu menopang pembangunan fasilitas desa tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran rutin.

Dari sisi legislatif desa, Ketua BPD Batu Tungku, Siswanto, melihat kepemimpinan H. Rahmat Trianto membawa arah baru yang mulai terlihat dampaknya, meski pembangunan dilakukan bertahap.

“Sedikit banyak kita sudah merasakan dampak positifnya. Memang belum semuanya, tapi tanda-tanda ke arah yang lebih baik sudah terlihat,” ucapnya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar percepatan pembangunan tetap diimbangi dengan pengawasan yang ketat, terutama pada sektor pertanian. Distribusi pupuk bersubsidi, menurutnya, harus benar-benar transparan dan melalui mekanisme musyawarah kelompok tani.

“Harus ada rapat RDKK yang jelas. Jangan sampai pupuk habis atau dijual keluar dengan harga mahal. Petani kecil yang hanya butuh beberapa sak justru kesulitan,” tegasnya.

Selain pengawasan pupuk, masyarakat juga berharap perhatian serius terhadap infrastruktur dasar. Jalan poros desa dan jembatan penghubung antar-dusun yang telah termakan usia dinilai perlu segera dibenahi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga, terutama akses anak sekolah.

“Kami ingin jalan diperlebar dan diaspal ulang karena sudah rusak. Termasuk jembatan akses anak sekolah antara Dusun 3 dan 4, itu sudah lama dan kondisinya memprihatinkan,” tambahnya.

Gambaran dari Batu Tungku menjadi cerminan bahwa pembangunan daerah bukan hanya soal proyek fisik, tetapi juga soal keberanian desa menata potensi dan memastikan distribusi manfaat berjalan adil.

Baca Juga:  "Bersih-Bersih" Kementan, Mentan Amran Copot 11 Pegawai Terkait Kasus Pupuk!

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan desa, serta pengawasan yang diperkuat, harapan masyarakat Batu Tungku terhadap kemajuan Bumi Tuntung Pandang kini tidak lagi sekadar wacana, melainkan proses yang mulai mereka rasakan langkah demi langkah.

Berita Terkait

BNN dan Kesbangpol Tanah Laut Matangkan RAD P4GNPN 2026, Fokus Pencegahan Narkoba hingga Tingkat Desa
Desa Damar Lima Wakili Tanah Laut di Penilaian TPK2D Kalsel, Wabup Tekankan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Harkitnas ke-118 di Tanah Laut Jadi Momentum Perkuat Literasi Digital dan Perlindungan Generasi Muda
Bupati Rahmat Trianto Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Nelayan Kuala Tambangan
Pengelola Medsos SKPD di Tanah Laut Ikuti Sertifikasi Kompetensi BNSP
Wabup Tanah Laut Tekankan Profesionalisme ASN dan Lepas Kontingen POPDA 2026
HIPMI Tanah Laut Resmi Dipimpin Evan Zachari Asher, Fokus Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah
Estafet Kepemimpinan HIPMI Tanah Laut, Bupati Tekankan Semangat Pengorbanan dan Jiwa Wirausaha

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:23 WITA

Muhammad Sulthon Firdaus dan Ghea Alisya Putri Terpilih Jadi Duta Kampus STIKES Intan Martapura 2026/2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:15 WITA

Ghea Putri Alisya dan Muhammad Rayhan Resmi Dinobatkan Sebagai Duta Prodi D3 Keperawatan STIKes Intan Martapura 2026.

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:13 WITA

Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit

Senin, 16 Maret 2026 - 04:38 WITA

Galang Dana untuk Korban Kebakaran Pekauman, Mahasiswa STIKES Intan Martapura Turun ke Jalan

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:31 WITA

Ramadan Penuh Kepedulian, Mahasiswa ARS STIKES Intan Martapura Bagikan Takjil kepada Masyarakat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:24 WITA

Rayakan Hari PMR, PMI Kabupaten Banjar dan Forum PMR Bagikan 1.000 Takjil

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:15 WITA

Pelantikan dan Serah Terima Kepengurusan Organisasi Mahasiswa STIKes Intan Martapura Periode 2026–2027

Senin, 24 November 2025 - 21:10 WITA

BEM STIKes Intan Martapura Raih Juara 3 Karnaval KTR, Ajak Masyarakat Hidup Sehat Tanpa Rokok

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x