Air Surut, Dapur Umum Banjir Tanah Laut Ditutup Setelah Layani Empat Kecamatan

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 02:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut berfoto bersama para relawan lintas organisasi usai penutupan operasional dapur umum banjir, Kamis (15/1/2026).

Jajaran Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut berfoto bersama para relawan lintas organisasi usai penutupan operasional dapur umum banjir, Kamis (15/1/2026).

Tanah Laut – Operasional dapur umum logistik bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut (Tala) resmi ditutup pada Kamis (15/1/2026), menandai berakhirnya fase tanggap darurat penanganan banjir di sejumlah wilayah terdampak. Selama beroperasi, dapur umum tersebut berhasil menyalurkan sebanyak 77.365 bungkus nasi, dengan tingkat pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak mencapai 100 persen.

Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut mencatat, layanan dapur umum telah berjalan sejak 1 Januari hingga 15 Januari 2026, dengan fokus penyaluran makanan siap saji bagi warga yang terdampak banjir di beberapa kecamatan. Capaian ini menjadi indikator kuat keberhasilan penanganan darurat, sekaligus mencerminkan solidnya sinergi antar unsur pemerintah dan relawan.

Keberhasilan operasional dapur umum tidak terlepas dari instruksi langsung Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, pengendalian lapangan oleh Sekretaris Daerah Ismail Fahmi, serta dukungan aktif Ketua TP PKK Tala Hj. Dian Rahmat.

Kolaborasi lintas SKPD diperkuat dengan keterlibatan berbagai elemen relawan, mulai dari PMI, Orpala, Tagana, Sahabat Tagana, PSM, PKH, Karang Taruna, hingga organisasi kemasyarakatan lainnya yang bahu-membahu memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran.

Sub Koordinator Perlindungan Sosial Bencana Dinas Sosial Tala, Wahyu Juari Sulistiono, SST., M.I.P, menjelaskan bahwa keputusan penutupan dapur umum diambil berdasarkan hasil evaluasi lapangan dan rapat koordinasi lintas pihak.

“Selama masa operasional, dapur umum melayani masyarakat terdampak di empat kecamatan utama, yakni Kecamatan Bumi Makmur, Kurau, Bati-Bati, dan Tambang Ulang,” ungkap Wahyu.

Menurutnya, penutupan dapur umum dilakukan seiring dengan kondisi air yang mulai surut di sebagian besar wilayah, serta aktivitas masyarakat yang berangsur kembali normal.

“Berdasarkan hasil rapat, status siaga dapur umum dicukupkan hari ini. Selanjutnya, bantuan dialihkan ke skema logistik berupa bahan mentah bagi desa-desa yang masih tergenang,” jelasnya.

Meski operasional dapur umum telah dihentikan, Dinas Sosial Tanah Laut memastikan proses transisi bantuan tetap berjalan. Warga di wilayah yang masih mengalami genangan ringan tetap dalam pemantauan dan mendapatkan dukungan melalui distribusi logistik lanjutan.

“Sebagian besar wilayah sudah mulai kering, tinggal genangan ringan atau calap-calap saja. Yang masih cukup terdampak berada di wilayah Kali Besar dan Handil Negara, sementara daerah lainnya kondisinya sudah menurun,” tambah Wahyu.

Penutupan dapur umum ini sekaligus menjadi penanda keberhasilan penanganan darurat banjir di Tanah Laut. Dengan puluhan ribu paket makanan tersalurkan secara optimal, sinergi pemerintah daerah bersama relawan dinilai mampu meringankan beban masyarakat secara maksimal selama masa krisis banjir.

Baca Juga:  Bupati Tanah Laut Dorong Transformasi Kepemimpinan Desa Melalui Pelatihan di IPDN

Berita Terkait

Festival Layang-Layang Tanah Laut 2026 Resmi Dibuka, Sekaligus Galang Dana untuk Karhutla
Bupati Cup Tanah Laut 2026 Dimulai, Rahmat Trianto Dorong Pembinaan Atlet Muda Tanah Laut
96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut
Kapolres Tanah Bumbu Mengedukasi Pelajar Tentang Narkoba Sampai Perundungan
Kapolres Tanah Bumbu Mengatur Langsung Lalu Lintas di Depan Sekolah
Kapolres Tanah Bumbu Tinjau Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas
GOW Tanah Laut Libatkan Perempuan Kelola Sampah Serta Jaga Kesehatan
Dinsos Tanah Laut Berkaloborasi Dengan SKPD Untuk Pasok Air Bersih

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x