Martapura – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Proposal Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2025, yang digelar selama dua hari di Harris Hotel, Surabaya.
Acara ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang tengah mempersiapkan proposal untuk memperoleh bantuan peningkatan mutu pembelajaran dari Direktorat Kelembagaan, Ditjen Diktiristek.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris LPTNU, Dr.rer.pol. M. Faishal Aminuddin, dengan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Hadi Ismanto, S.H.I., M.Pd.I. (Wakil Rektor I UNUSIDA) dan Dr. Ana Christianti, M.Pd. (Dosen FKIP UNUSIDA), yang memberikan bimbingan teknis intensif kepada peserta.
Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE), Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., turut hadir dan menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif ini.
“Kami hanya mengusulkan satu program studi, yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), sesuai evaluasi internal dan rekomendasi dari tim LPTNU,” ujarnya.
Pendampingan ini dirancang agar setiap tim penyusun proposal mampu menghasilkan dokumen yang sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Materi yang disampaikan mencakup:
- Analisis permasalahan berbasis indikator kinerja
- Review sistematis proposal dari Bab I hingga Bab V
- Penyusunan program prioritas
- Penyelarasan antara tujuan program, indikator, anggaran, serta rencana pemanfaatan peralatan
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan kolaboratif, dengan sesi diskusi dan konsultasi mendalam antara peserta dan narasumber.
LPTNU berharap kegiatan ini dapat menghasilkan proposal-proposal unggulan yang berpeluang besar mendapatkan dukungan dalam program PP-PTS 2025.
Lebih jauh, upaya ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan daya saing Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di tingkat nasional.(humas unukase/mpd)















