Kisah Pilu, 100 Gram Emas Rosmah Raib Dalam Kebakaran di Tanah bumbu

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran di Tanah bumbu musnahkan rumah Rosmah, nenek lanjut usia, dan hilangkan 100 gram emas berharga. Kini, ia bersama keluarga menunggu uluran bantuan dan harapan.

Kebakaran di Tanah bumbu musnahkan rumah Rosmah, nenek lanjut usia, dan hilangkan 100 gram emas berharga. Kini, ia bersama keluarga menunggu uluran bantuan dan harapan.

Tanah Bumbu – Kebakaran hebat yang melanda Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah bumbu, Selasa (6/5/25), menyisakan duka mendalam bagi Rosmah, seorang nenek lanjut usia.

Dengan jilbab pink pucat yang lusuh dan mata sembab, ia terlihat mengais puing bekas kebakaran yang meluluhlantakkan rumahnya, berharap menemukan sisa-sisa harta yang telah hilang.

Kebakaran di Tanah Bumbu yang melalap empat rumah warga di Jalan Semudra ini tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga menghancurkan usaha kecil Rosmah yang selama ini menjadi mata pencahariannya.

Yang paling memilukan, Rosmah kehilangan perhiasan emas yang telah disimpan selama bertahun-tahun.

“Isinya ada cincin, gelang, kalung, totalnya sekitar 100 gram,” ungkap Rosmah dengan suara lirih.

Ia menyimpan perhiasan tersebut dalam kotak brankas kecil sebagai tabungan hidup dan kenang-kenangan berharga.

Baca Juga:  Retreat Kepala Daerah : Bang Arul dan Wamentan Menyusuri Sejarah Islam di Gunung Tidar

Setelah api padam, Rosmah dan keluarganya kembali ke lokasi kebakaran dengan harapan dapat menyelamatkan sebagian harta mereka.

Berjam-jam mencari di antara puing-puing yang hangus, Rosmah akhirnya menemukan brankas tersebut. Namun, harapan itu pupus seketika ketika ia mendapati bahwa brankas tersebut sudah kosong—tidak ada satupun emas yang tersisa.

Kini, Rosmah hanya bisa pasrah menghadapi kenyataan pahit tersebut. Ia kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, dan tabungan hidupnya dalam bentuk emas.

Sementara itu, ia bersama keluarganya terpaksa menumpang tinggal di rumah kerabat dan menunggu uluran bantuan.

Peristiwa Kebakaran ini menjadi pengingat betapa rapuhnya kehidupan yang bergantung pada harta benda. Namun, di tengah kepedihan, harapan akan keajaiban dan solidaritas masyarakat menjadi harapan yang masih menyala.

Sumber : (Wartabanjar.com)

Berita Terkait

Festival Layang-Layang Tanah Laut 2026 Resmi Dibuka, Sekaligus Galang Dana untuk Karhutla
PCNU Barito Kuala Buka Peringatan Hari Santri Nasional 2026
GP Ansor dan Banser Batola Siap Bersinergi Dalam Peringati Hari Santri Nasional
Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel
Pembukaan HSN 2026 se-Kalsel, PCNU Kabupaten Banjar Tegaskan Peran Santri dalam Perjuangan Bangsa
Bupati Cup Tanah Laut 2026 Dimulai, Rahmat Trianto Dorong Pembinaan Atlet Muda Tanah Laut
96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut
54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x