Banjar – Anggota Koramil 1006-08/Gambut memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara kepada calon siswa (Casis) Resimen Mahasiswa (Menwa) di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE).
Kegiatan ini bertujuan membentuk semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Materi disampaikan oleh Pelda Mawardi, Babinsa Desa Tambak Sirang Baru, dan Serka Kasno, Babinsa Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Sabtu (02/11/24).
Pembekalan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak universitas, yang diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Ir. Murjani, S.P., S.I.Kom., M.S., I.P.M. Dalam sambutannya, Dr. Murjani menyatakan pentingnya kegiatan ini sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Melalui Menwa diharapkan mahasiswa mencintai NKRI dan berpartisipasi dalam pembangunan, Menwa juga diharapkan dapat berperan sebagai agen bagi teman-teman lain untuk tetap mencintai tanah air dan bangsa,” ujar Dr. Murjani.
Ia menambahkan, para peserta Menwa perlu memiliki mental tangguh agar siap menghadapi tantangan dalam pembangunan bangsa.
Pelatihan dasar gabungan ini diikuti oleh 37 peserta dari enam perguruan tinggi di Kalimantan Selatan, yaitu Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (3 peserta), Politeknik Hasnur (10 peserta), Politeknik Tanah Laut (13 peserta), ASMI CINUS (3 peserta), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Falah (2 peserta), dan Universitas Achmad Yani (13 peserta).
Kehadiran para mahasiswa dari berbagai kampus ini mencerminkan antusiasme tinggi mereka untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan bela negara.
Meskipun terdapat beberapa peserta yang belum bisa hadir dalam sesi pembekalan awal, panitia optimis seluruh peserta akan dapat mengikuti setiap tahap pelatihan dengan baik hingga selesai.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga memiliki kepedulian dan cinta yang mendalam terhadap tanah air.
Latihan dasar Menwa ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan sarana membentuk karakter bangsa. Di tengah tantangan globalisasi yang kian kompleks, semangat bela negara di kalangan generasi muda menjadi pondasi penting untuk menjaga kedaulatan dan keharmonisan bangsa.















