Banjarbaru – Tuntutan dunia kerja yang sangat kompleks dan cepat berubah sejalan dengan perkembangan teknologi sekarang.
Hal tersebut menuntut institusi pendidikan terus mengembangkan kurikulum dan teknik pembelajarannya. Dalam menyiapkan lulusan yang siap bekerja di lapangan, maka kampus harus menyiapkan kurikulum pembelajaran yang baik dan sesuai dengan kondisi di lapangan. (Hd)
Salah satunya adalah metode Problem Based Learning (PBL) pada Mata Kuliah.
PBL merupakan metode pembelajaran dimana mahasiswa dihadapkan dengan masalah-masalah kesehatan yang ada dalam kehidupan nyata, untuk kemudian digunakan sebagai pemicu dalam belajar.
PBL dipandang lebih efektif dibanding kurikulum konvensional yang hanya bertumpu pada kuliah dan praktikum semata. Aktifitas belajar dalam PBL ini meliputi kuliah pakar, diskusi dalam kelompok kecil, praktikum di laboratorium, dan praktikum keterampilan klinik.
Melalui aktifitas ini diharapkan mahasiswa dapat mencapai prestasi belajar yang memuaskan, mengingat konsep yang diusung oleh sistem ini begitu ideal.
Stikes Intan Martapura melaksanakan Lokakarya Penyusunan Panduan Kurikulum yang mengacu pada Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 dan Penerapan Metode Problem Based Learning pada Mata Kuliah, selama 2 hari (28 – 29 Juni 2024) yang bertempat di Fave Hotel Banjarbaru.
Lokakarya ini merupakan salah satu rangkaian implementasi hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2024. Stikes Intan Martapura berhasil lolos dalam hibah tersebut.
Narasumber pada lokakarya ini Cecep Heriana, S.KM. M.Kes. MPH. Ph.D. berasal dari Stikes Kuningan Cirebon.
Beliau berharap apa yang sudah disampaikan bisa segera ditindaklanjuti untuk membantu proses belajar mengajar di kampus Stikes Intan Martapura.
“Lokakarya sangat penting untuk melakukan rekonstruksi kurikulum, menyesuaikan Permendikbudristek 53 Tahun 2023, saya berharap dapat di tindaklanjuti dengan finalisasi dokumen kurikulum baru, agar bisa diimplementasikan pada Tahun Ajaran yang akan datang” ucap Cecep.
Ketua Stikes Intan Martapura, Hj. Zubaidah, SST. S.Kep. MPH menyambut baik lokakarya ini untuk peningkatan metode pembelajaran pada kampus Stikes Intan Martapura.
“Stikes Intan Martapura selalu meningkatkan mutu pembelajaran kampusnya sebagai salah satu kampus penghasil tenaga kesehatan yang siap bekerja di masyarakat. Lokakarya ini sebagai salah satu bentuk penerapan Stikes Intan Martapura dalam komitmennya memberikan pembelajaran terbaik bagi mahasiswa kami yang akan siap mengabdikan diri di masyarakat” ucap Hj. Zubaidah.
Muhlisoh, S.Kep. Ns. M.Kep. Sp.Kep.M.B selaku penanggung jawab lokakarya ini berterima kasih kepada Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi untuk kesempatan mendapatkan hibah PKKM dan berharap agar lokakarya yang dilaksanakan dapat memberikan wawasan dan ilmu untuk memperkaya pengalaman dalam penyusunan metode pembelajaran PBL pada mata kuliah bagi dosen pengajar.
Semoga dengan adanya lokakarya ini dapat mengawali dan membantu para dosen untuk menysun panduan kurikulum dan menerapkan metode pembelajaran PBL pada mata kuliah.















