Banjarmasin – Wakil Rektor Satu Universitas Nahdatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) Dr. H. Jarkawi, M.M.Pd. menyatakan terima kasih kepada Dosen Politeknik Banjarmasin (Poliban), yang telah mengadakan pengabdian mengenai pendampingan tata cara transaksi jual beli global secara syariah bagi mahasiswa UNUKASE dalam rangka pembinaan ekonomi kreatif.
Hal itu dikemukakan Dr. H. Jarkawi, M.Pd. saat membuka perkuliahan tamu Dosen Poliban dan Dosen UIN Antasari Banjarmasin sebagai tindak lanjut kerjasama dengan FKIP UNUKASE, Senin (24/6/2024) pagi.
Pentingnya pendekatan ini tidak hanya dalam meningkatkan pemahaman dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) mahasiswa, tetapi juga dalam memperkuat keterampilan mereka dalam bertransaksi jual beli secara Syari’ah.
“Tema Ekonomi Perkuliahan Tamu tersebut sesuai syariat Islam, sesuai visi UNUKASE, yaitu Islam yang Rahmatan Lil’alamin,” ucap Jarkawi.
Selain itu, integrasi bahasa Inggris dalam kegiatan ini juga menjadi aspek krusial.
Kemahiran berbahasa Inggris akan memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi dengan pelaku bisnis global, mengakses informasi pasar internasional, dan mengikuti perkembangan tren ekonomi global.
Menurut Jarkawi pendampingan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keahlian dalam bertransaksi sesuai prinsip Syariah, tetapi juga untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan berkomunikasi yang efektif dalam konteks perdagangan global.
Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan bimbingan dan motivasi kepada mahasiswa untuk melakukan transaksi jual beli global sesuai dengan tuntunan ajaran Islam, meningkatkan kreatifitas mahasiswa untuk berwirausaha dengan tidak melupakan esensi berwirausaha, yaitu menumbuhkan ide kreatif dan inovatif melalui usaha yang sesuai dengan syariah Islam, dan mampu mengembangkan ke taraf internasional, kemudian memberikan pembinaan ekonomi kreatif dengan pendekatan syariah, serta mengembangkan kemampuan sosial dan kepemimpinan mahasiswa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah memberikan mahasiswa kesempatan untuk mendalami konsep-konsep ekonomi syariah dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang prinsip-prinsip ekonomi syariah dan bagaimana menerapkannya dalam berwirausaha. Disisi lain melatih mahasiswa dalam merancang dan menjalankan program pembinaan ekonomi kreatif berbasis syariah, membantu masyarakat, khususnya mahasiswa untuk menghindari transaksi yang bertentangan dengan prinsip prinsip syariah dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap niat.
Pemberi materi kegiatan itu, Sri Anafarhanah,SEI.,MSI.(Dosen Manajemen Bisnis pada Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi) UIN Antasari Banjarmasin.
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa mayoritas dari FKIP UNUKASE dengan sedikitnya dihadiri oleh 50 orang mahasiswa, serta dosen dosen dari FKIP dan Akutansi UNUKASE.
Dr.Norhidayati, selaku pimpinan tim pengabdian menjelaskan kegiatan ini memberikan pemahaman kembali tentang pentingnya bertransaksi secara syariah bagi mahasiswa UNUKASE, sebagai kampus yang berada di naungan organisasi Islam terbesar di Indonesia.
“Selain mengadakan penelitian mengenai transaksi secara syariah, pemateri juga memberikan pelatihan mengenai manajemen keuangan syariah,” tutur Norhidayati.
Diharapkan bahwa mahasiswa FKIP, meskipun sedang studi bidang pendidikan, namun juga diharapkan dapat nanti bisa berwirausaha dengan tetap menerapkan sistem manajemen keuangan secara syari’ah, dimana saat ini marak sistem bisnis ataupun kewirausahaan yaung pada pelaksanaan tidak menerapkan manajemen secara syari’ah.
Oleh karena itu mahasiswa dibekali Prinsip-prinsip dasar mengenai manajemen syari’ah serta contoh penerapan manajemen syariah oleh perusahaan 2 masa kini. (mpd)















