LSM KAKI Kalsel Mendesak Kejari Banjar Ungkap Dugaan Korupsi di Dinkes dan Dinsos

- Penulis

Jumat, 23 Februari 2024 - 04:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Banjar, Samuel S.H. Menanggapi Tuntutan LSM KAKI Kalsel (Foto : Nusawarta.id)

Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Banjar, Samuel S.H. Menanggapi Tuntutan LSM KAKI Kalsel (Foto : Nusawarta.id)

Martapura – Puluhan orang yang tergabung dalam LSM Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Banjar pada hari Kamis (22/02). Mereka menyerukan agar Kejari mengambil langkah tegas dalam membongkar dugaan praktik korupsi yang diduga terjadi di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Banjar.

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Akhmad Husaini, dalam orasinya menekankan perlunya Kejari untuk menyelidiki tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang terkait dengan proyek pembangunan Puskesmas Sungai Tabuk tahun 2023.

“Proyek yang menelan dana lebih dari 10 Miliar Rupiah terindikasi terjadi pengaturan proyek, dengan pelaksana adalah CV. Sukmaha Borneo Mandiri,” ujar Husaini.

Husaini juga menyebutkan bahwa hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan oleh pihak DPRD Kabupaten Banjar sebelumnya menunjukkan adanya indikasi bahwa pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Kami akui  Kejari Kabupaten Banjar adalah pendamping dalam proyek pemerintah. Namun sebagai pendamping tidak boleh menutupi adanya dugaan tindak pidana korupsi. Apalagi korupsi merupakan Extra Ordinary Crime yang mencuri dana dari hasil pajak masyarakat,” tambah Husaini.

Dalam konteks ini, Husaini menekankan bahwa meskipun Kejari Kabupaten Banjar berperan sebagai pendamping dalam proyek pemerintah, namun hal tersebut tidak boleh menghalangi upaya untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi. Ia juga menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merugikan dana publik yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  UNUKASE dan Pemkab Balangan Luncurkan Program Beasiswa Seribu Sarjana

Selain menyoroti dugaan korupsi terkait dengan proyek di Dinkes Banjar, KAKI Kalsel juga menuntut pengusutan terhadap dugaan kecurangan dalam proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Pustu) yang dilaksanakan oleh Dinsos Kabupaten Banjar, yang diduga terjadi praktik monopoli.

Selain itu, KAKI Kalsel juga meminta agar kasus penganiayaan yang melibatkan seseorang berinisial M (49 tahun) dari Kelurahan Gambut Barat dapat diselesaikan melalui Restorative Justice, dengan mempertimbangkan bahwa peristiwa tersebut hanya terjadi karena kesalahpahaman dan korban hanya mengalami luka ringan.

Menanggapi tuntutan dari KAKI Kalsel, Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Banjar, Samuel S.H., menyatakan komitmen untuk melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap dugaan kasus korupsi yang telah disuarakan oleh LSM tersebut.

Aksi demonstrasi ini menandakan bahwa masyarakat sipil semakin peduli dan aktif dalam mengawal integritas pemerintah serta memperjuangkan penegakan hukum yang transparan dan adil demi kepentingan masyarakat luas. (NW)

Berita Terkait

46 Mahasiswa STIKES Intan Martapura Resmi Diyudisium, Tradisi Mandi Kembang Jadi Simbol Awal Pengabdian kepada Masyarakat
Mahasiswa Prodi Sarjana Administrasi Rumah Sakit STIKES Intan Martapura Ikuti Workshop Pelatihan Dasar Akreditasi Rumah Sakit
Bangun Self-Efikasi Remaja Cegah Pernikahan Dini, Tim Pengabdian Program Studi Kesehatan Masyarakat ULM Hadirkan E-Komik dan Edugame Interaktif
STIKES Intan Martapura Dorong Sinergi Mitigasi Banjir Dalam Rangkaian Bulan K3 & Hari Lingkungan Hidup
Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Modern, Disnaker Banjar Gelar Sosialisasi Bursa Kerja di STIKES Intan Martapura
Muhammad Sulthon Firdaus dan Ghea Alisya Putri Terpilih Jadi Duta Kampus STIKES Intan Martapura 2026/2027
Ghea Putri Alisya dan Muhammad Rayhan Resmi Dinobatkan Sebagai Duta Prodi D3 Keperawatan STIKes Intan Martapura 2026.
Hima ARS Stikes Intan Martapura Gelar Grand Final Duta Program Studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:40 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Upaya Cegah Stunting dan Tingkat Presentasi Belajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:30 WITA

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:19 WITA

Program Makan Bergizi Gratis dalam Perspektif Kebiijakan Publik Menimbang Manfaat Sosial, Efektifitas Implementasi dan Risiko terhadap Ketahanan Fiskal Negara

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:54 WITA

Transformasi Gizi Nasional: Menakar Progres, Tantangan, dan Dampak Strategis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tengah Dinamika Kebijakan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:30 WITA

Menakar Realitas Makan Bergizi Gratis di Bumi Agung: Antara Retorika Nasional dan Tantangan Lokal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WITA

MBG di Hulu Sungai Utara: Menakar Kebijakan, Anggaran, dan Dampaknya bagi Masyarakat

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 14:49 WITA

Tapin: Antara Tambang, Sawah, dan Masa Depan Warganya

Selasa, 23 September 2025 - 11:12 WITA

KAPOLRI MENDAHULUI ATAU “MELAWAN” PRESIDEN?

Berita Terbaru

Opini

MBG DAN ANGGARAN RAKSASA: SIAPA YANG SUNGGUH DIUNTUNGKAN?

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:30 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x