Pelitanusantara.net – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Rencana 2024, dilaksanakan di Mahligai Bersujud, Kapet, Batulicin, Jumat (17/3/2023) kemarin.
Musrenbang tersebut, mengusung tema “Akselerasi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Kemaritiman dan Agro Industri Menuju Masyarakat Madani”.
Peserta Musrenbang RKPD terdiri dari Kepala SKPD, para Camat, Lurah dan Kepala Desa, dan sejumlah perusahaan yang notabennya berada dilingkung Tanah Bumbu.
Diadakannya Musrenbang ini, bertujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di wilayah kecamatan.
Dalam kegiatan Musrenbang tersebut, Abah Zairullah Azhar membuka langsung acara, didampingi Wakil ketua I DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Khollil Alydrus, Sekda Dr Ambo Sakka, anggota DPRD Tanah Bumbu Fawahisah Mahabatan, serta Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu Andi Anwar Sadat.
Dalam sambutanya Bupati Zairullah Azhar mengatakan pelaksanaan Musrenbang Tingkat Kabupaten ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi pembangunan daerah, Tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.
Forum musrenbang RKPD laksanakan hari ini, memiliki peran penting dan bernilai strategis guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang komprehensif, terarah, terukur dan sustainable. Terutama dalam mensinergikan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu periode tahun 2024, dangan arah kebijakan pembangunan Nasional dan Provinsi Kalimantan Selatan, untuk menyusun program- program strategis, dan sumber pembiayaan.
“Dalam rangkaian Musrenbang kali ini, saya sudah menyampaikan perlunya kita fokus pada isu-isu strategis yang dihadapi yaitu kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, stunting, ketimpangan pendapatan, dan pembiayaan pembangunan,” ungkap Abah melalui mctanbu.
Oleh karena itu, penyusunan RKPD tahun 2024 ini, harus lebih cermat dan terintegratif, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Tanah Bumbu secara tepat dan strategis.
Sementara itu, di akhir kegiatan Wakil Ketua DPRD juga membacakan pokok fikiran seluruh anggota DPRD, sebagaimana diketahui bersama bahwa perencanaan pembangunan merupakan salah satu unsur penting dari penyelenggaraan pemerintah yang harus betul-betul mendapat perhatian.
Karena keberhasilan suatu tujuan tergantung kepada baik tidaknya perencanaan yang dibuat ,bahkan ada Pendapat yang menyatakan bahwa perencanaan merupakan setengah dari keberhasilan suatu tujuan.
“sehubungan dangan hal tersebut maka dalam rangka melaksanakan roda pemerintahan dan pembangunan kita harus membuat perencanaan yang matang sehingga sasaran yang diharapkan dapat tercapai dengan baik,” ucapnya.
Habib Mail menambahkan, Musrenbang Kabupaten adalah perwujudan dan pendekatan partisipatif melalui forum musyawarah antar para pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas daerah yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan Kecamatan yang diintegrasikan dengan Prioritas pembangunan daerah di wilayah kabupaten. (Rel)















