Warga Petani Angsana Gelar Panen Raya Tahun 2022

- Penulis

Selasa, 1 November 2022 - 10:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Warga Petani Desa Sumber Baru Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu, menggelar Panen Raya Padi (Program IPDMIP Tahun 2022) dari Kelompok Tani Guyub Rukun, Kelompok Tani Sri Mulya dan Kelompok Tani Makmur, Selasa (25/10/2022).

Menurut data, ada sekitar 45 hektar untuk MT (Musim Tanam) ke 2 yaitu kurang lebih dengan hasil panen 5,2 ton. Perbandingan dari tahun sebelumnya, panen padi kali ini dinilai mengalami peningkatan.

Diantaranya dari hasil pertanian dapat berupa beras, dan gabah sebagai makan ternak, serta benih berkualitas.

“Pada tahun sebelumnya, cuma 25 hektar dengan rata-rata per hektar 4,5 ton,” ujar Saiful Huda selaku petani Desa Sumber Baru.

Pada tahun sebelumnya penan mengalami penyakit, padi keracunan Fe (zat besi) karena air tidak bisa larut dengan lancar dan air selalu menggenang, sehingga zat asam naik dan padi tumbuh menguning pucat, terlihat daun padi kuning kemerahan.

“Pada tahun ini tanam padi alhamdulillah sehat, meskipun dengan kendalan normal hama tikus. Kami jual per kilo beras 12 ribu untuk yang konvensional, namun padi hasil tanam organik harga beras dijual 20 ribu per kilo,” imbuh Huda.

Kali ini para petani, berhasil panen padi dengan varietas padi Mekongga, varietas Inpari atau yang lokal dan Siam, serta varietas lokal padi gogo Sigupai.

“Ada sekitaran 100 orang turun panen, syukuran panen dirayakan dengan melakukan selamatan (makan bersama dan doa), sekaligus menggelar (Sedekah Bumi) untuk awal tanam buka lahan yaitu MT 1, dan Alhamdulillah hitungannya, puasnya panen tahun ini,” ucapnya mensyukuri panen raya.

Baca Juga:  Kunjungi Sang Bunda di Kediamannya, Risdianto Haleng : Ridho Bunda Ridho Allah !

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanah Bumbu H Hairuddin melalui Sekretaris DKPP Tanah Bumbu Lamijan, menyampaikan panen ini merupakan bentuk dukungan, dimana keadaan nasional sekarang ini kita Swasembada.

“Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, ketersediaan pangan kita yaitu beras sersedia cukup stabil,” lanjutnya.

Pola makan masyarakat Indonesia terkini dan pada pola makan masyarakat Indonesia tahun 1960/1970 itu berbeda. Presentase makanan utama masyarakat terkini itu beras.

Ditunjukkan melalui angka statistik bahwa kosumsi beras bagi orang dulu hanya 60/70 persen, ternyata kebiasaan pola makan orang dulu termasuk jenis umbi- umbian sebagai pemenuhan makanan pokok, orang dulu makan umbi sekitar 30/40 persen, sehingga beras ketersediaannya semakin terdukung.

Hal ini berbeda dengan pola makan masyarakat sekarang ini, yang mana 100 persen lebih banyak ke beras, slogan terkini “katanya belum makan jika belum tersuap nasi”, dan umbi-umbian hanya sebagai bentuk makanan ringan atau cekilan, sehingga Swasembada beras sekarang ini, lebih berat karena beras menjadi bahan makanan utama masyarakat modern ini.

“Alhamdulillah Tanah Bumbu tercukupi untuk produksi beras. Produksi petani di Tanah Bumbu, dalam bentuk gabah dan benih dijual keluar daerah walaupun masih dalam lingkup Provinsi Kalimantan Selatan. Tak bisa disepelekan, jumlah produksi hingga ratusan ton benih padi dari petani penangkar dan penghasil benih unggul bersertifikat telah meraih prestasi tersendiri, pada tahun 2021 misal kita mencapai hasil hampir 500 ton yang bisa di jual keluar daerah,” tutup Lamijan. (Rel/FN)

Berita Terkait

Diskominfo SP Tanah Bumbu Optimalkan SP4N-LAPOR! dan Layanan Informasi Publik
Ketok Palu! DPRD Tanah Bumbu Cabut Perda Perubahan Status Kelurahan Batulicin
DPRD Tanah Bumbu Dorong Evaluasi Status TWA Pulau Sawangi demi Ruang Kelola Warga
Bupati Tanah Bumbu Lepas 239 Jamaah Calon Haji Kloter 13 dan 18 di Masjid Agung Nurussalam
Bupati Andi Rudi Latif Terima Penghargaan Kasad atas Dukungan Pembangunan Kodam di Kalsel
UNUKASE Perkuat Kerja Sama Dengan UNWAHAS Semarang
Bupati Tanah Laut Hadiri Pelepasan Siswa MAN IC, Soroti Peran SDM Unggul untuk Daerah
Rakorwil JAPNAS Kalsel Dorong Sinergi Bisnis dan Penguatan Organisasi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x