Martapura – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) mengapresiasi dan mendukung penuh pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar masa khidmat 2025–2030 yang digelar di Aula Guru Tuha, Gedung NU Banjar, Kamis, 10 Juli 2025.
Ustadz Nuryadi, S.Ag memimpin kepengurusan baru ini sebagai Ketua, dengan didampingi Ustadz dr. H. Diauddin HB, M.Kes sebagai Sekretaris dan Ustadz Muhammad HR, S.Pd.I sebagai Bendahara.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memimpin langsung prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat dalam nuansa kebersamaan dan semangat memperkuat jam’iyah.
Sementara itu, Mewakili sivitas akademika UNUKASE, Wakil Rektor III Dr. Ir. Murjani, S.P., S.I.Kom., M.S., I.P.M., turut hadir menyampaikan ucapan selamat dan harapan besar terhadap peran strategis PCNU Banjar ke depan. Ia menekankan pentingnya kontribusi NU dalam membangun peradaban berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Kami segenap sivitas akademika UNUKASE mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan PCNU Kabupaten Banjar. Semoga kepemimpinan Ustadz Nuryadi beserta jajaran diberi kekuatan dan keistiqamahan dalam memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah,” ujar Murjani.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama, oleh karena itu UNUKASE menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan struktur keorganisasian NU.
UNUKASE menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk memastikan kesinambungan perjuangan ulama dan membentengi umat dari pengaruh paham ekstrem dan destruktif.
“NU dan UNU adalah satu napas perjuangan. Kami siap bersinergi dalam berbagai lini, mulai dari penguatan kaderisasi, dakwah digital, pemberdayaan masyarakat, hingga advokasi kebijakan yang berpihak pada umat,” tambahnya.
Berbagai tokoh agama, masyarakat, serta jajaran pengurus lembaga dan badan otonom NU turut menghadiri pelantikan ini. Hadir pula perwakilan dari organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan. Semangat kolaborasi dan optimisme terhadap arah gerak NU yang lebih progresif, inklusif, dan membumi, terasa kuat sepanjang jalannya kegiatan. (Humas UNUKASE/mpd)
Editor : Haidar

