Batulicin – Seluruh wakil kepala daerah se-Indonesia mengikuti program retreat kepemimpinan yang diselenggarakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Kamis (27/2) hingga Jumat (28/2), bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan serta memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan pembangunan di daerah masing-masing.
Wakil Bupati Tanah Bumbu (Tanbu), H. Bahsanuddin, S.Sos, M.AP., turut serta dalam kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh agenda yang telah disusun.
“InshaAllah sesuai jadwal, mulai hari ini hingga besok saya mengikuti retreat di Magelang,” ujarnya saat dihubungi wartawan pada Kamis, (27/2) pagi.
H. Bahsanuddin mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Bupati Tanbu, Andi Rudi Latif, terkait undangan dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk menghadiri retreat ini. Menurutnya, program ini sangat penting sebagai bekal dalam menjalankan pemerintahan dengan tata kelola yang baik.
“Pembekalan ini menjadi modal penting bagi kami dalam menerapkan prinsip good governance. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam membangun Indonesia yang lebih maju,” tambahnya.
Setibanya di Mako Rindam IV Diponegoro pada pukul 06.00 WIB, H. Bahsanuddin bersama peserta lainnya disambut oleh para perwira yang bertugas. Dari lokasi tersebut, para wakil kepala daerah kemudian diberangkatkan menggunakan bus menuju Akmil, yang berjarak sekitar lima kilometer.
Retreat ini merupakan bagian dari program pembinaan kepemimpinan bagi kepala daerah yang diinisiasi untuk mempererat kerja sama antar pemerintah daerah, meningkatkan kinerja, serta membahas berbagai isu strategis terkait pemerintahan dan pembangunan daerah.
H. Bahsanuddin berharap dapat memperoleh wawasan serta pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam pemerintahan daerah ke depan.
“Semoga hasil dari kegiatan ini bisa memberikan manfaat dalam menjalankan pemerintahan di Tanah Bumbu bersama Bupati dan seluruh jajaran Pemkab,” tutupnya.
Kegiatan retreat dijadwalkan berakhir pada Jumat siang (28/2), dengan harapan para peserta dapat membawa pulang pengalaman dan pemahaman baru yang akan membantu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pemimpin daerah.















