Banjar – Dosen Kompartemen Keperawatan Dasar (KDDK), Jurusan Keperawatan FKIK Universitas Lambung Mangkurat (ULM), melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “Optimalisasi CERDIK dalam Upaya Preventif Penyakit Tidak Menular (PTM) Diabetes Mellitus” di Desa Keliling Benteng Ulu, wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat, Senin, 15 Juli 2025.
Sebagai bagian dari Program Dosen Wajib Mengabdi tahun 2025, tim dosen membuka kegiatan ini secara simbolis bersama Camat Martapura Barat, H. Ahmad Rabani. Hadir pula Kepala Puskesmas Martapura Barat, H. Alfiansyah, S.Kep., Ns., yang menyambut baik sinergi antara tenaga akademisi dan layanan kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi ini sangat membantu dalam memperkuat program promotif dan preventif kami di desa. Dampaknya nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa berlangsung secara berkala,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan skrining kesehatan berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan kadar gula darah. Tim dosen kemudian menyampaikan penyuluhan tentang perilaku hidup sehat melalui pendekatan CERDIK, lalu menggelar sesi diskusi interaktif dan membagikan doorprize.
Kementerian Kesehatan RI mengusung program CERDIK yang mencakup langkah-langkah penting seperti rutin memeriksakan kesehatan, menjauhi asap rokok, aktif bergerak, mengatur pola makan seimbang, cukup istirahat, dan mengelola stres.
Tim dosen memilih tema ini karena Diabetes Mellitus termasuk penyakit tidak menular yang paling banyak mendapat perhatian di wilayah tersebut. Berdasarkan data lokal, Diabetes Mellitus menempati urutan kedua setelah hipertensi sebagai penyakit terbanyak.
Diabetes Mellitus menurunkan kualitas hidup karena menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti gangguan penglihatan, disfungsi ginjal, penyakit jantung, luka yang sulit sembuh, hingga amputasi dan kematian jika tidak ditangani secara dini dan berkelanjutan.















