PKB Tolak Pembangunan JPO di Banjarbaru, Lebih Baik Pulihkan Ekonomi Daerah

- Penulis

Rabu, 1 Desember 2021 - 15:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Ketua Fraksi PKB di DPRD Banjarbaru, Ririk Sumari Restuningtyas. Meski sudah disahkan dalam APBD 2022, penganggaran pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) mengalami kegagalan dari beberapa fraksi di DPRD Banjarbaru.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Banjarbaru, Ririk S Restuningtyas mengatakan, kota ini belum memerlukan JPO. Sebab, intensitas kendaraan bermotor masih rendah dibanding kota besar lainnya.

“Belum prioritas. Ketimbang membangun JPO dengan anggaran Rp3,5 miliar, lebih baik anggarannya digunakan untuk memperkuat UMKM untuk sistem ekonomi daerah,” ketusnya kepada media

Menurut Ririk, tidak memperhatikan keselamatan masyarakat dalam penyeberangan, tapi kita tidak perlu JPO.

“Bisa saja membikin penyeberangan digital. Pelican Crossing atau Puffin Crossing misalnya, anggarannya pun lebih murah,” ucapnya.

Terkait visi dan misi wali kota, secara nasional sama yakni pemulihan perekonomian dan kesehatan menjadi prioritas. Harusnya, itu yang menjadi perhatian.

Baca Juga:  Wabup Kotabaru Kawal Jajaran Kementrian Kelautan dan Perikanan ke bandara Stagen

“Anggaran daerah Banjarbaru saat ini tidak baik-baik saja. Harusnya, pemko lebih arif dan bijaksana dalam mengambil kebijakan pada situasi seperti ini. Bisa saja, anggaran ini dialihkan ke UMKM dan bidang kesehatan,” imbuhnya.

Jangan sampai mega proyek ini menjadi sia-sia, hingga akhirnya masyarakat juga tidak memakai.

“Khawatir, setelah selesai dibangun nanti terpakai hanya satu hingga dua bulan dan menjadi tontonan saja. Berdiri megah di atas Jalan Ahmad Yani,” tuturnya.

Dengan kondisi jalan seperti atau masih sepi, warga Banjarbaru bisa langsung menyeberang.

Seperti diketahui, rencana pembangunan JPO ini berada di Jalan Ahmad Yani kilometer 34 atau dekat SPBU Coco dan di depan Ponpes Al-Falah Putra Banjarbaru.

Sebelumnya, selain Fraksi PKB, Fraksi Keadilan Sejahtera Amanat Nasional (Kesan) DPRD Banjarbaru juga menolak pengesahan anggaran pembangunan JPO ini.

Berita Terkait

DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Rolade Ikan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga
Pemkab Tanah Bumbu Gelar PKP Angkatan IV 2026, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Peran ASN sebagai Agen Perubahan
Kuliah Pakar Transformasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Evidence Based Practice Digelar Oleh STIKES Intan Martapura
Perkuat Sinergi Pembentukan Migrant Center di Kalimantan Selatan Rektor UNUKASE Hadiri Audiensi Bersama Menteri P2MI
Andi Irmayani Pimpin Evaluasi Dekranasda, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM Tanah Bumbu
Agenda Strategis Forum Rektor PTNU dalam Penguatan Mutu dan Riset, UNUKASE Beri Dukungan
Sekda Tanah Bumbu Serahkan Bak Sampah dan Bibit Pohon Buah untuk Dukung Gerakan Peduli Lingkungan
Pesan Khusus Bupati Andi Rudi Latif Saat Melantik Pimpinan Baru Dinas Perikanan Tanah Bumbu

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:33 WITA

Perkuat Sinergi Pembentukan Migrant Center di Kalimantan Selatan Rektor UNUKASE Hadiri Audiensi Bersama Menteri P2MI

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:35 WITA

Perluas Jaringan Nasional, Ketua Umum APPMBGI Serahkan SK DPD II Kota Banjarbaru

Senin, 24 November 2025 - 21:04 WITA

ADAKSI Audiensi dengan Menkeu: Dorong Pembayaran Tukin Tertunggak dan Reformasi Keuangan PTN

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x