Pelitanusantara.net – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, Said Ismail Khollil Alaydrus, meminta pemerintah daerah di wilayah setempat, menggelar operasi pasar sebagai upaya mencegah terjadinya kelangkaan minyak goreng yang saat ini marak terjadi khususnya diwilayah Tanah Bumbu.
Permintaan tersebut guna menindaklanjuti keluhan dari masyarakat terkait mahalnya harga minyak goreng dan sulitnya mendapatkan yang disubsidi pemerintah pusat.
“Tidak hanya masyarakat umum, pedagang juga mengeluhkan kelangkaan minyak goreng disubsidi oleh pemerintah ini, sehingga kondisi semacam ini harus disikapi serius oleh pemda,” ucap pria yang kerap disapa Kholil itu saat dihubungi awak media.
Sosok yang sudah mengabdi untuk masyarakat selama 2 periode ini mengatakan, minyak goreng bersubsidi yang diprogramkan pemerintah pusat itu sebenarnya lebih ditujukan bagi masyarakat yang lebih membutuhkan.
“Jadi, pengawasan peredarannya harus benar-benar lebih diperketat, agar tidak salah sasaran dan justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu mendapatkan keuntungan,” tambahnya.
Dirinya juga membeberkan, jika memang dibutuhkan, pemkab juga alangkah baiknya membuat zona beli minyak goreng. Karena dirasa ini cukup efesien, mengingat dengan adanya zona tersebut masyarakat di Tanah Bumbu bisa mendapatkan kebutuhan minyak goreng sesuai dengan wilayah atau tempat tinggal masing-masing. (Red)















