KPK Tipikor Mediasi Penutupan Jalan yang Dilakukan Masyarakat Sumber Jaya Terhadap Kegiatan Pertambangan Batubara

- Penulis

Selasa, 4 Mei 2021 - 07:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAHBUMBU,pelitanusantara.net –  Menindak lanjuti permasalahan kegiatan pertambangan PT. Arutmin Indonesia sejak tahun 2013 hingga kini, yang menyebabkan kebun karet milik warga diwilayah Desa Sumber Jaya semakin hari kurang produktif akibat genangan lumpur dari pertambangan batubara.

Hairudin Ketua Divisi Tim Khusus (Timsus) Komisi Pengawasan Korupsi (KPK) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bakorwil Kalimantan Selatan didampingi anggota, kembali melakukan pendampingan terhadap warga yang diketuai oleh Ketua kelompok masyarakat pemilik lahan Misdar dan tim yakni Sugiran, Muji dan Herlambang sebagai perwakilan tokoh masyarakat, Senin (03/05) kemarin.

Setalah sebelumnya sempat dilakukan investigasi untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi pada area tersebut, dan sebagai tindakan awal sudah memberikan surat somasi. Namun, masih belum membuahkan hasil.

Hingga akhirnya buntut dari kekecewaan tersebut, masyarakat melakukan aksi penutupan akses jalan yang dimulai pada pukul 07.14 Wita. Kemudian atas permohonan pihak perusahaan dan kepolisian setempat, penutupan jalan dibuka kembali pada pukul 10.16 Wita.

Baca Juga:  Dispersip Tanbu Gelar Kegiatan Story Telling di 12 Kecamatan, Kuranji Salah Satunya  

Hairudin menjelaskan, penyebab utama dilakukannya penutupan jalan ini adalah karena pihak PT. Arutmin lndonesia mengabaikan surat somasi yang dilayangkan, serta terkesan menunda waktu selama ini.

Dengan adnya hal tersebut, PT. Arutmin Indonesia melalui Candra dan tim berjanji akan segera melakukan rapat dengan masyarakat dan KPK Tipikor selaku pendamping, pada hari Rabu tanggal 05 Mei 2021 untuk melakukan kesepakatan lanjutan.

“Diharapkan ada komitmen antara kedua pihak untuk sepakat dalam penyelesaian dampak limbah yang terjadi selama kurun waktu 7 tahun ini,” ungkap Hairudin yang mendampingi kasus tersebut. (Red)

 

Berita Terkait

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul
Warga RT 64 Teluk Dalam Terima Bantuan Air Bersih dan Tandon dari PT Air Minum Bandarmasih
Bupati Andi Rudi Latif Dukung Perjuangan Luna dan Reyhan di Lomba Pantomim Nasional
PKP Angkatan IV Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Dorong Aparatur Berintegritas dan Responsif dalam Pelayanan Publik
Maulid Nabi di Guntung Besar, Wabup Tanah Laut Tekankan Silaturahmi dan Kebersamaan
UNUKASE Berduka atas Wafatnya H. Rudy Ariffin, Tokoh yang Berjasa bagi Berdirinya Jejak Pendidikan NU di Kalimantan Selatan
Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi dan Memberdayakan Pekerja
PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:34 WITA

PKKMB STIKes Intan Martapura 2026: SATU Langkah Membentuk Mahasiswa yang Tangguh dan Unggul

Sabtu, 5 September 2026 - 19:10 WITA

PMI Kabupaten Banjar Distribusikan 2.500 Masker Gratis

Selasa, 1 September 2026 - 12:44 WITA

Yudisium STIKes Intan Martapura, 79 Mahasiswa Resmi Menuntaskan Pendidikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:52 WITA

UAD Yogyakarta Kunjungi UNUKASE Bahas Pengembangan Kefarmasian

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:10 WITA

UNUKASE Peringati HUT ke-81 RI: Dari Semangat Kemerdekaan hingga Doa untuk Keluarga Besar Kampus

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:04 WITA

Energi Hijau dan Infrastruktur di Kalsel UNUKASE Gandeng Investor Indonesia–Tiongkok

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:48 WITA

UNUKASE Kembali Lolos Pendanaan Nasional, Prodi Agribisnis Kantongi Hibah Rp437 Juta

Senin, 13 Juli 2026 - 19:33 WITA

One Day Service UNUKASE Tuai Respons Positif, 27 Santri Langsung Jadi Calon Mahasiswa

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x