Pelitanusantara.net – Ketua DPW Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Risdianto Haleng. HB menggelar rapat terbatas bersama jajarannya di Kantor Garda BMI Tanah Bumbu, Sabtu (07/08) kemarin.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua Garda BMI Tanbu Hj. Arbayah, Bendahara 1 (satu) yang dipimpin oleh H. Satman Makkah, serta Umar Saipi yang merupakan Koordinator Sosialisasi dan Edukasi.
Ketum Garda BMI Kalsel mengatakan, ada beberapa kasus yang dibahas dalam rapat terbatas tersebut, salah satunya tentang semakin meningkatnya Covid 19 di Tanah Bumbu yang sekarang sudah naik ke level 3 (Tiga).
Baginya, hal tersebut tentu bukan hanya menjadi PR pemerintah maupun tenaga medis semata, melainkan PR kita sebagai masyarakat. Termasuk ormas-ormas yang berperan aktif bagi peningkatan kesejahteraan di kalangan masyarakat Tanah Bumbu.
“Sampai saat ini, kasus Covid-19 di Tanah Bumbu khususnya memang terjadi peningkatan yang luar biasa, sehingga penting untuk kita bisa fokus, bukan hanya pada tenaga medis maupun sisi penanganan orang sakit, akan tetapi lebih penting lagi ke sisi mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada serta tetap melakukan prokes yang berlaku, demi terhindar dari wabah ini,” ungkapnya.
Selain terkait kasus Covid 19, pada rapat terbatas ini dirinya juga menambahkan, dalam moment peringatan hari kemerdekaan Indonesia kali ini, Garda BMI berencana akan mengikuti upacara memperingati hari kemerdekaan republik indonesia yang sudah menginjak usia ke 76 tahun ini. Namun, hingga kini masih belum disepakati apakah bisa digelar langsung atau nantinya hanya secara virtual.
Kemudian, Ketum Garda BMI juga turut menghimbau untuk tim yang bergerak dibidang pengembangan media, agar kegiatan-kegiatan Ketua Garda BMI Tanbu maupun pengurus, nantinya bisa lebih di expose lagi, tujuannya agar masyarakat semakin tau tentang apa itu Garda BMI secara lebih dalam.
“Dimulai dari sering di upload di media sosial misalnya, agar kegiatan yang bermanfaat nantinya bisa menjadi inspirasi di kalangan anak muda maupun masyarakat luas,” tutup Risdianto. (Red)















