Pelitanusantara.net – Sejak berdiri pada 22 Desember di akhir tahun 2019, APBI sudah menghimpun, mendata dan saling terkoneksi dengan 150 lebih pelajar asal Kalimantan Selatan di Luar Negeri. Tercatat Russia, Tiongkok, Malaysia, Mesir, Jerman, Turki, Yaman, Yordania, Prancis, Belanda, Australia, Filipina, Afrika Selatan, UK, India, Polandia, Sudan, Korea, Iran, Jepang dan Kanada menjadi yang wadah menuntut ilmu bagi pelajar asal Kalimantan Selatan tersebut.
Jenjang pendidikan pun beragam, dari pendidikan setingkat kursus bahasa, sampai dengan S3 dan bahkan ada yang kabarnya hampir meraih gelar profesor di Korea Selatan.

Kongres I APBI dan Demisioner Pengurus APBI 2020-2022 dilaksanakan secara daring via aplikasi Zoom. Acara dimulai pukul 14:30 WITA (Waktu Indonesia Tengah) dengan memperdengarkan lagu Indonesia Raya, kemudian pembukaan oleh MC, pembacaan ayat Suci Al-Quran, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Kanda Yusuf dan Kak Erini selaku Pembina APBI, kemudian saudara Kamal Ihsan sebagai Ketua APBI, pun turut hadir untuk memberikan sambutan dari Sekretaris Jenderal BEM ULM yaitu kak Nurhadi.
Berikutnya acara disusul dengan rentetan kegiatan persidangan lainnya. Menariknya, susunan sambutan tersebut semakin terasa sempurna dengan hadirnya kak Ferdi yang membawakan seni Madihin khas Kalimantan Selatan.
Kongres APBI I membahas tentang Amandemen AD-ART APBI yang diperlukan menyesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan organisasi “Bagaimana, akur?” Akuur” Balas peserta sidang. Perlu diketahui bahwa terhitung sejak tanggal 27 Juli 2021, APBI sudah terdaftar sebagai perkumpulan berbadan hukum melalu keputusan MENHUMKAM.
Dalam Kongres tersebut juga dibacakan Laporan Kerja APBI Periode 2020-2022, dan laporan tersebut diterima dengan baik oleh seluruh peserta yang hadir saat sidang. 2 Sidang selanjutnya adalah pemilihan Ketua APBI periode 2022-2024 dan pemilihan Ketua DPO.
Saudara Abdurrahman mahasiswa jurusan ekonomi di Rusia mendapat nomor urut pencalonan 1 dan saudara Muhammad Kamaluddin Ikhsan mahasiswa kedokteran di Tiongkok yang mendapat nomor urut 2. Pemilihan dilakukan dengan mekanisme voting, dan saudara Muhammad Kamaluddin Ikhsan terpilih sebagai ketua yang baru, dan untuk pemilihan Ketua DPO periode tersebut adalah saudara Muhammad Hangka.
Adapun hasil dari sidang Kongres I dicantumkan dalam bentuk Surat Ketetapan (SK) yang adalah sebagai berikut, SK Penetapan Amandemen I AD-ART APBI, SK Demisioner Pengurus, SK Ketua Terpilih APBI Periode 2022-2024 dan SK Ketua Dewan Pengawas Organisasi atau DPO.
“APBI adalah anak dari ibu kita Banua, prinsip Baiman, Bauntung dan Batuah adalah doa yang bertaut sampai kepada warga Banua siapapun dan di belahan dunia manapun. Maka APBI akan ikut terlibat dalam membangun daerah Banua dan SDM nya.
Melalui salah satu semangat BATUAH yaitu BAkarya, bataTUlungan dan bApapadaan-bapapatuHan, APBI akan membawa semangat berdampak tersebut untuk pian, banua wan Indonesia” Ujar saudara Muhammad Kamaluddin Ikhsan pasca diumumkan sebagai ketua terpilih APBI Periode 2022-2024.
APBI sendiri selama periode sebelumnya sudah menjalankan banyak program yang menunjang visi dari organisasi tersebut, misalnya seperti Bakti Sosial Belajar 4 Bahasa Asing Gratis, Bakisahan Online tentang studi di Luar Negeri oleh pelajar Banua, Webinar Tematik yang relevan dan berkolaborasi terhadap isu kedaerahan juga lainnya.
Rangkaian kegiatan hari itu ditutup dengan doa dan foto bersama. Selanjutnya ketua terpilih memiliki tanggung jawab untuk menyusun kepengurusannya dalam kurun waktu 30 hari.
Silakan ikuti perkembangan aktivitas APBI melalui platform Instagram nya di @apbiinternasional















