Jakarta – Manchester City tengah menghadapi musim yang penuh tantangan, namun pelatih Arne Slot memperingatkan Liverpool dan rival lainnya bahwa The Citizens masih menjadi ancaman serius di Premier League. Dalam wawancara terbaru, Slot mengungkapkan keyakinannya bahwa tim asuhan Pep Guardiola memiliki kapasitas untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.
City saat ini sedang menjalani periode sulit setelah hanya meraih satu kemenangan dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Badai cedera yang melanda tim, termasuk absennya gelandang andalan Rodri selama semusim, menjadi salah satu penyebab utama kemerosotan performa mereka.
Situasi ini dimanfaatkan oleh Liverpool yang kini memimpin klasemen Premier League dengan 46 poin, unggul 12 poin dari Manchester City yang berada di posisi keenam. Meski City memiliki satu laga simpanan, jarak yang semakin lebar membuat peluang mereka untuk mempertahankan gelar semakin sulit.
Namun, Slot menegaskan bahwa City tidak bisa diremehkan. Dengan pulihnya pemain-pemain inti mereka di paruh kedua musim dan rencana mendatangkan pemain baru seperti Omar Marmoush dan Abdulkadir Khusanov, City diyakini mampu mengejar ketertinggalan.
Dalam empat laga terakhir, Manchester City menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan mencatatkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Performa ini memberi harapan bahwa mereka masih bisa bersaing di papan atas.
“Jangan pernah coret Man City. Anda tidak bisa mencoret City dan Pep Guardiola dari daftar juara,” ujar Slot kepada The Times. “Mereka mampu meraih kemenangan beruntun dan kini semua tergantung tim di atas mereka.”
Slot juga menyoroti potensi City untuk kembali menggebrak setelah pembenahan skuad.
“Dari yang saya baca di Sky Sports setiap hari, mereka akan membentuk tim baru. Itulah alasan tambahan mengapa kami tidak boleh mencoret mereka,” tambahnya.
Peringatan Slot menjadi pengingat bagi tim-tim pesaing bahwa Manchester City, dengan kualitas pemain dan kepemimpinan Pep Guardiola, selalu berpotensi memberikan kejutan, bahkan dalam situasi sulit.
Dengan paruh kedua musim yang masih panjang, perburuan gelar Premier League dipastikan akan semakin menarik. Mampukah Liverpool menjaga jarak, atau justru Manchester City yang kembali menunjukkan keperkasaannya? Waktu yang akan menjawab.















