Pelitanusantara.net, Martapura – Pelatihan BTCLS ( Basic Trauma Cardiac Life Support ) merupakan salah satu pelatihan dasar bagi perawat dalam menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler. BTCLS bertujuan untuk memberikan pertolongan pada korban bencana atau gawat darurat guna mencegah kematian atau kerusakan organ sehingga produktivitasnya dapat dipertahankan setara sebelum terjadinya bencana atau peristiwa gawat darurat yang terjadi. Pengetahuan dan skill yang berhubungan dengan BTCLS adalah salah satu prasyarat yang harus dimiliki oleh seorang perawat, baik yang bekerja di pelayanan kesehatan dalam maupun luar negeri.
STIKes Intan Martapura menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma & Cardiac Life Support (BTCLS). Pelatihan berlangsung 4 (empat) hari mulai 02 s/d 06 November 2022, yang diikuti 94 mahasiswa DIII Keperawatan. Pembukaan pelatihan dihadiri Ketua STIKes Intan Martapura dan Wakil Ketua serta Ketua Program Studi di lingkungan STIKes Intan Martapura. Pelatihan BT adalah pelatihan basis trauma dan CLS merupakan pelatihan yang menyediakan suatu metoda yang dapat dipercaya dalam penanganan kasus trauma dan pengetahuan dasar kepada perawat dengan cara menilai kondisi pasien dengan cepat dan teliti, resusitasi dan stabilitasi pasien menurut proritas, menentukan tindakan jika kebutuhan pasien melebihi suatu kemampuan fasilitas, transfer dengan kebutuhan, pastikan penanganan yang diberikan optimal.
Pelatihan ini dibuka langsung oleh Ketua STIKes Intan Martapura Hj. Zubaidah, SST. S.Kep.,MPH. “Penyelenggaraan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari misi STIKes Intan Martapura yaitu menyelenggarakan proses pendidikan yang berkualitas melalui pencapaian kompetensi profesional dan islami secara nasional dan internasional” kata Hj. Zubaidah. Pelatihan BTCLS ini merupakan kerjasama STIKes STIKes Intan Martapura dengan provider BTCLS 119 Jakarta. Pelatihan ini ditujukan bagi mahasiswa DIII Keperawatan dalam memenuhi kompetensi dan bekal lulusan DIII Keperawatan serta kompetensi BTCLS juga sebagai salah satu syarat administrasi untuk melamar pekerjaan.
“Kami berharap mahasiswa mendapatkan pengetahuan dalam menanggulangi penderita gawat darurat dalam menentukan keberhasilan pertolongan yang mengancam jiwa baik di pusat pelayanan maupun masyarakat. Pelatihan BTCLS ini merupakan bekal bagi mahasiswa dalam waktu dekat untuk menghadapi Ujian Kompetensi (UKOM) dan jangka panjang sebagai bekal keterampilan/skill dalam mencari kerja.” tambah Hj. Zubaidah.

Salah seorang mahasiswa peserta pelatihan ini yang bernama Ahmad Bardian sangat bersemangat dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatannya. “Saya perwakilan dari mahasiswa stikes intan martapura semester 5 menilai
dalam kegiatan pelatihan btcls ini sangat bagus untuk kami sebagai mahasiswa dalam mengenali pertolongan pertama dan kegawatdaruratan dan sangat membantu kami sebagai mahasiswa dalam nantinya memasuki dunia kerja. Semoga nantinya kegiatan pelatihan btcls ini selalu berjalan setiap tahunya dan semoga menjadi lebih baik dalam hal apapun” kata Bardian.















