Pemkab Tanbu Ikuti Rakornas Wasin Tahun 2022 secara Virtual

- Penulis

Rabu, 15 Juni 2022 - 08:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Melalui akun resmi Media Center Tanah Bumbu mc.tanahbumbu.go.id, Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakornas Wasin) tahun 2022 secara virtual di ruang DLR Kantor Bupati.

Kegiatan yang mengangkat tema Kawal Produk Dalam Negeri untuk Bangsa Mandiri ini, digelar secara hibrid dan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, di Istana Negara Selasa (14/06/2022).

Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga yang mengikuti Rakornas Wasin untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam menghadapi ketidakpastian global yang berimbas pada krisis pangan dan krisis energi.

“Saat ini adalah situasi dunia sedang tidak mudah, tidak gampang. Hal ini disebabkan oleh situasi ketidakpastian global. Kita harus mempersiapkan langkah dan upaya strategis dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan krisis energi. Pangan harus dipersiapkan dengan baik, energi juga harus dipersiapkan,” ujar Presiden berpesan.

Terkait krisis pangan, Presiden melihat peluang bagi Indonesia untuk dapat mampu bertahan bahkan menjadi pemasok pangan dunia, karena Indonesia merupakan negara agraris.

“Krisis pangan harus kita lihat dalam dua sisi, yaitu sebagai ancaman dan sebagai peluang menjadi pemasok, karena wilayah Indonesia yang luas dan belum ter manfaatkan dengan baik. Jika kita manfaatkan dan berdayakan, maka ancaman krisis pangan justru menjadi peluang bagi kita” imbuh Jokowi.

Sementara itu, terkait Rakornas Wasin tahun ini, Presiden mengingatkan seluruh pemangku kebijakan di pusat dan daerah untuk memperhatikan tiga hal penting dalam membelanjakan anggarannya.

Belanja Pemerintah Pusat dan daerah harus memperhatikan 3 hal penting, yaitu memberi nilai tambah, mampu membangkitkan ekonomi dalam negeri, dan harus efisien. Jangan sampai APBN kita yang sebesar Rp2.714 triliun dan APBD yang mencapai Rp1.192 triliun menguap ke luar, sebesar-besarnya harus dioptimalkan untuk dibelanjakan pada produk-produk dalam negeri,” tegas Presiden.

Presiden juga memerintahkan pemerintah daerah untuk segera membuat e-katalog lokal, karena hingga saat ini, dari total 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi, baru sebanyak 123 Pemda yang telah menayangkan e-katalog lokal.

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD dihadiri Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat

Dalam arahannya, Presiden mencontohkan perbandingan harga beberapa produk yang harganya sedikit lebih murah dari produk luar negeri. Di antaranya mesin jahit dan selang oksigen yang harganya sedikit lebih murah dari produk luar negeri. Presiden menginstruksikan agar para pemangku kebijakan terkait untuk membeli produk dalam negeri.

“Bahkan jika pun harganya lebih mahal, maka lebih baik kita gunakan produk dalam negeri. Pegang erat-erat anggaran belanja kita, belanjakan sebesar-besarnya kepada produk lokal, karena hal tersebut akan berimbas positif pada serapan tenaga kerja dan membuat produk lokal semakin berjaya,” kata Presiden.

Presiden mencontohkan, kasus lima tahun lalu terkait barang yang katanya harus diimpor, namun saat turun ke salah satu pabrik lokal, Presiden mendapat penjelasan bahwa pabrik pipa itu ada di dalam negeri dan perusahaan tersebut telah mengimpor ke beberapa negara.

Presiden juga mengingatkan, hingga saat ini realisasi pemanfaatan produk dalam negeri baru sebesar 26,4 persen dari komitmen sebesar Rp839 triliun.

Untuk diketahui bersama, komitmen BUMN untuk membelanjakan anggarannya pada produk lokal adalah sebesar Rp 296 triliun. Namun, saat ini baru terealisasi baru 32 persen atau sebesar Rp 296 triliun.

Sementara itu, komitmen APBN dan APBD untuk membelanjakan anggarannya pada produk lokal sebesar Rp 543 triliun. Namun saat ini baru terealisasi 22 persen atau sebesar Rp122,1 triliun.

“Ingat kembali komitmen masing-masing lembaga. Pacu terus kinerja agar komitmen tersebut bisa terealisasi. BPKP harus terus mengawal secara konsisten, jaga kepatuhan kementerian, lembaga, BUMN, BUMD. Berikan sanksi yang tegas terkait hal ini. Kawal semua APIP di daerah untuk mengoptimalkan produk dalam negeri dalam upaya merealisasikan niat kita untuk kebangkitan produk dalam negeri,” pungkas Presiden.

Rakornas Wasin diikuti oleh seluruh pejabat negara, para menteri Kabinet Indonesia Maju para pejabat negara setingkat menteri, para Gubernur dan Bupati/wali kota se-Indonesia serta sejumlah instansi pemerintah lainnya. (Rel/mctanbu)

Berita Terkait

‘Ngopi’ Bareng di Angsana, Bupati Tanah Bumbu Perkuat Persatuan dan Dorong UMKM
Ketua BEM Universitas Sapta Mandiri ABDULLAH Apresiasi Agenda Young Leader Academy DPD KNPI Kabupaten Balangan
UNUKASE Berhasil Lolos Hibah Mahasiswa Berdampak 2026
Dalam rangka memperingati 164 tahun wafatnya Pangeran Antasari, Dewan Budaya Banjar Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Pangeran Antasari
Bappedalitbang Tanah Bumbu Luncurkan AKSI MAPPATUJU, Target RPJMD Jadi Acuan
TP PKK Tanah Bumbu Terima Kunjungan Evaluasi, Fokus Tingkatkan Kualitas Program
Perkuat Pangan Bergizi, PKK Tujuh Desa di Kuranji Belajar Olah Ikan
Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla, Pemkab Tanah Bumbu Bagikan Masker

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:22 WITA

UNUKASE Berhasil Lolos Hibah Mahasiswa Berdampak 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:08 WITA

Pemulangan Tengkorak kepala Demang Lehman dari Belanda, Dewan Budaya Banjar Mendukung

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:30 WITA

Bendahara Umum Dewan Budaya Banjar Menyampaikan Ucapan Dirgahayu HUT TNI ke-81

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WITA

Dewan Budaya Banjar, Pasar Terapung Lok Baintan Harus Dilestarikan dan Difasilitasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Dewan Budaya Banjar Mengucapkan Selamat Hari Batik Nasional 2026

Minggu, 27 September 2026 - 14:48 WITA

Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin

Rabu, 23 September 2026 - 21:15 WITA

Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WITA

Monev MUI Pusat di Kalsel: Ukur Capaian Program, Perkuat Organisasi Hadapi Tantangan Zaman

Berita Terbaru

UNUKASE menorehkan prestasi melalui keberhasilan tim dosen dan mahasiswa yang lolos pendanaan Program Mahasiswa Berdampak Aksara Peduli

Banjarmasin

UNUKASE Berhasil Lolos Hibah Mahasiswa Berdampak 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 17:22 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x