Zairullah Azhar Tegaskan Tidak Akan Ada Lagi Kegiatan Pesta Mappanreritasi’e yang Bersifat Syirik

- Penulis

Kamis, 19 Mei 2022 - 10:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Rapat Koordinasi (Rakor) pemantapan acara puncak event budaya Mappanreritasi’e digelar terbatas, Rakor tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Drs. H Ambo Sakka, diruang rapat Bupati, Kamis (19/05/22) pagi.

Hadir dalam rapat tersebut, Bupati Tanah Bumbu Abah dr. H M Zairullah Azhar, M.Sc, di dampingi dengan seluruh kepala SKPD yang ada dilingkup pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Diadakannya Rakor tersebut masih dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu Ke-19, sekaligus event budaya Mappanreritasi’e, dengan tujuan pemantapan menuju acara puncak yang akan diselenggarakan Minggu 22 Mei 2022 mendatang.

Dalam sambutannya, Abah kembali menyampaikan, dalam Event Budaya ini tidak akan ada lagi kegiatan pesta Mappanreritasi’e yang bersifat syirik.

“Sebagai contoh membuang kepala hewan kelaut atau memberi makan laut itu sudah dan jangan pernah lagi ada, makanya nama yang awalnya Mappanretasi yang artinya memberi makan laut sekarang kita rubah menjadi Mappanreritasi’e yang artinya makan bersama di laut,” tegas Abah Zairullah.

Dirinya juga menambahkan, jika kegiatan puncak event budaya kali ini lebih banyak diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti tabligh akbar dan juga dzikir bersama.

Baca Juga:  Ketua Stikes Intan Martapura Beserta Bupati Banjar Tandatangi MoU Dengan BP2MI

Abah berharap, semoga apa yang kita lakukan ini bisa menjadi do’a, oleh sebab itu dirinya bersama pemerintah setempat mencoba melakukan sebuah kemasan, agar acara yang di asumsi berbau syirik ini bias berubah menjadi acara yang berbau budaya.

“Ketika orang datang ke Tanah Bumbu, tunjukanlah pada mereka dan anak cucu kita kelak bahwa ini lah budaya kita, cukup dengan baju putih dan juga kopiah atau atasan putih itu saja, sehingga orang melihat, ini adalah Tanah Bumbu bukan daerah lain, kalaupun memang digabungkan dengan budaya lain seperti Jawa atau Bugis misalnya, itu sebagai bentuk penghargaan, karena kita Indonesia,” ungkap Abah.

Selain itu bagi Abah, ini semua juga merupakan bentuk ikhtiar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) bersama masyarakat Bumi Bersujud untuk mendoakan kelangsungan dan masa depan Kabupaten yang dicintai ini. (Rel)

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS
Aksi Cepat Tanggap, TP PKK Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Banjarmasin
Ajang MTQN XLVIII Tanah Laut Ditutup: Pemkab Tala Siapkan Hadiah Umroh
Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia
Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA
Ancaman Radikalisme di Era Digital: Saatnya Bersama Melindungi Generasi Muda Barito Kuala
Lima Abad Banjarmasin, Dewan Adat Banjar Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Banjar
UMKM Batola Naik Kelas, SSC PLUT BAIMAN Buka Jalan ke Ritel Modern

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 15:07 WITA

Rombongan Kalsel Ziarah ke Imam Bukhari International Scientific Research Center di Uzbekistan

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:24 WITA

Gelar Pengabdian Masyarakat, Kolaborasi Internasional, Keperawatan ULM dan UTM

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

HWPL Selenggarakan Wisuda Guru Pendidikan Perdamaian di Lesotho

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:37 WITA

Kamp Pendidikan Perdamaian Agama Digelar di Phnom Penh, Kamboja

Kamis, 23 April 2026 - 22:17 WITA

HWPL Menggelar Workshop Internasional Jurnalisme Perdamaian

Senin, 16 Maret 2026 - 20:04 WITA

Ke Mana Umat Manusia Harus Menuju?, Peringatan 10 Tahun Proklamasi DPCW

Senin, 9 Maret 2026 - 23:01 WITA

Di Tengah Krisis Global, Indonesia Online Media Forum 2026 Dorong Jurnalisme Berorientasi Kemanusiaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:07 WITA

Koalisi Masyarakat Sipil Korea Selatan Peringatkan Bahaya Stigmatisasi Agama oleh Negara

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x