Pelitanusantara.net – Pada tahun 2021 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu mendapatkan penghargaan atas kinerja terbaiknya. Hingga, hal tersebut terus membakar semangat BPBD memberikan hal terbaik dalam penanganan bencana alam di daerah.
Hingga kini, BPBD juga aktif melakukan sosialisasi serta memberikan pelatihan pencegahan bencana kepada masyarakat melalui Desa dan Kecamatan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu, Eryanto Rais saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan, bahwa selain berfokus terhadap penanganan bencana, BPBD juga melakukan kegiatan pemberitaan melalui Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops), Rabu (23/03/2022).
“Kami punya gedungnya, jadi disitu kami sampaikan terkait pemberitaan terkait bencana dengan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo,” jelas Eryanto.
Kepala BPBD itu juga menjelaskan bahwa dari tujuh jenis potensi bencana yang terjadi di Tanah Bumbu, didominasi oleh bencana banjir, kebakaran hutan dan lahan, angin puting beliung, dan longsor.
Sebagai bentuk pencegahan, saat ini unsur BPBD juga tengah turun ke lapangan untuk melakukaan pemetaan terhadap daerah-daerah yang dianggap rawan bencana banjir.
“Bahkan BMKG sampai saat ini tidak bisa memprediksi alam kita ini khususnya Kotabaru dan Tanah Bumbu, jadi iklim kita tidak bisa ditentukan dibanding dengan Kabupaten atau Kota lain di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Oleh sebab itu pihaknya dituntut untuk selalu sigap dikala bencana yang berpotensi terjadi kapan saja. Untuk itu dalam melaksanakan tugasnya, BPBD juga bekerjasama dengan stakeholder dan unsur terkait yang terlibat dalam penanganan bencana.
“Alhamdulillah dengan stakeholder terkait seperti KPH Kusan, dan unit Basarnas yang sudah ada di Tanah Bumbu, komunikasi kita lebih cepat sehingga sekarang penanganan bencana tentu lebih cepat jika dibanding dengan dulu,” tambah Eryanto.
Selain itu data-data terkait bencana yang terjadi setiap tahun juga menjadi dokumen dan arsip penting bagi BPBD yang menjadi salah satu data pendukung Pemerintah Daerah dalam upaya pembangunan Bendungan Kusan yang terus didorong oleh Bupati Tanah Bumbu Abah HM Zairullah Azhar.
Menurutnya keselamatan jiwa atau seseorang merupakan hal yang paling penting dalam penanganan bencana disamping kerusakan yang terjadi akibat bencana. Oleh karena itu Kepala BPBD Tanbu menekankan agar masyarakat dapat terus waspada dalam segala bentuk potensi bencana yang terjadi. (Rel/Ft)















