Banjarbaru — Kehadiran Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI, Prof. Rodiansono, S.Si., M.Si., Ph.D., menjadi salah satu momen penting dalam pelaksanaan Wisuda STIKes Intan Martapura yang terlaksana pada Kamis, 17 September 2026, di Grand Qin Hotel Banjarbaru.
Sejumlah 123 wisudawan yang terdiri dari 87 wisudawan program studi Diploma Tiga Keperawatan, 20 wisudawan program studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit, 15 wisudawan program studi Sarjana Keperawatan dan 1 wisudawan dari program studi Profesi Ners.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Rodiansono menyampaikan apresiasi sekaligus pesan kepada STIKes Intan Martapura agar terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai dengan perkembangan regulasi dan standar dari pemerintah.
Menurutnya, perguruan tinggi swasta (PTS), khususnya di Kalimantan, perlu terus meningkatkan kualitas dan mengejar capaian sesuai tingkatan nilai yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hal tersebut dinilai penting untuk memberikan dampak positif terhadap ekosistem pendidikan tinggi di Kalimantan.
“Saya berharap PTS di Kalimantan, khususnya STIKes Intan, untuk melakukan perbaikan-perbaikan, menyesuaikan dengan regulasi, mengejar level atau tingkatan nilai yang ditetapkan oleh Kementerian sehingga memberikan dampak yang baik untuk ekosistem pendidikan tinggi di Kalimantan,” ujar Prof. Rodiansono.
Selain peningkatan mutu, Prof. Rodiansono juga menekankan pentingnya keterbukaan dan komunikasi antara perguruan tinggi dengan LLDIKTI. Ia mengajak seluruh perguruan tinggi untuk tidak ragu berinteraksi dan berkonsultasi dengan LLDIKTI dalam rangka memastikan penyelenggaraan pendidikan tinggi berjalan sesuai dengan ketentuan.
“Jangan segan untuk berinteraksi dengan LLDIKTI dan pastikan tidak ada praktik bayar-membayar. Kita sedang mengejar zona integritas dengan dukungan seluruh pimpinan PTS di Kalimantan,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga menyangkut tata kelola dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjalankan pendidikan tinggi secara profesional.
Di hadapan para wisudawan dan orang tua, Prof. Rodiansono juga menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan yang telah dicapai. Ia mengaku melihat kebahagiaan dan rasa bangga terpancar dari wajah para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan formalnya.
“Saya melihat wajah sumringah dari para wisudawan terhadap hasil yang sudah dicapai hari ini. Tapi perjalanan masih harus dilanjutkan,” ungkapnya.
Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal di perguruan tinggi. Lulusan perlu terus membekali diri dengan berbagai kemampuan tambahan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja dan perkembangan zaman.
“Selesai pendidikan formal, jangan lupa membekali diri dengan kemampuan lainnya. Terus tingkatkan kompetensi kita untuk siap menghadapi dunia kerja,” lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para wisudawan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan bagian dari tahapan untuk memasuki dunia profesional dan menghadapi tantangan yang semakin dinamis.
Tak lupa, Prof. Rodiansono memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendampingi dan mendukung perjalanan pendidikan putra-putrinya hingga sampai pada momentum wisuda.
“Apresiasi terhadap orang tua, kebanggaan tersendiri sudah menghantarkan anaknya di wisuda hari ini. Semoga harapan orang tua yang sudah diamanahkan pada para wisudawan bisa dicapai di masa akan datang,” tuturnya.
Kehadiran Plt Kepala LLDIKTI Wilayah XI dalam momentum wisuda tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan sinergi antara LLDIKTI dan STIKes Intan Martapura dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Kalimantan.
Momentum wisuda tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan, mengembangkan kompetensi, memasuki dunia kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan di Kalimantan.















