Pemkab Tanah Laut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla Jelang Musim Kemarau

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Dialektika Bapperida Kabupaten Tanah Laut, Pelaihari, Senin (13/07/2026).

Suasana Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Dialektika Bapperida Kabupaten Tanah Laut, Pelaihari, Senin (13/07/2026).

Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga Karhutla yang digelar di Ruang Rapat Dialektika Bapperida Kabupaten Tanah Laut, Senin (13/07/2026).

Rapat tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi meningkatnya risiko kebakaran memasuki musim kemarau.

Pembahasan difokuskan pada evaluasi kondisi terkini, pemetaan wilayah rawan, kesiapan personel, ketersediaan sarana dan prasarana, hingga penyusunan strategi penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

Rakor dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tanah Laut, Akhmad Hairin, mewakili Bupati Tanah Laut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa penanggulangan Karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha hingga masyarakat.

“Penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, memaparkan perkembangan terbaru terkait sebaran titik panas (hotspot) beserta pemetaan kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, BPBD juga menyampaikan kesiapan posko siaga, personel, serta dukungan logistik dan peralatan yang akan dioptimalkan apabila terjadi Karhutla di wilayah Tanah Laut.

Baca Juga:  Bupati Tanah Laut Silaturahmi ke Ponpes Darussalim, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Keagamaan

Upaya mitigasi juga diperkuat melalui sektor komunikasi publik. Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfostasan) Kabupaten Tanah Laut menyatakan siap mengoptimalkan penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal resmi.

Media sosial pemerintah, situs web resmi, videotron, hingga layanan darurat Call Center 112 akan dimanfaatkan untuk memberikan informasi cepat, akurat, dan edukatif mengenai pencegahan Karhutla.

Dari hasil rapat tersebut, pemerintah daerah menyepakati sejumlah langkah prioritas, di antaranya pelaksanaan patroli terpadu secara berkala, peningkatan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, serta evaluasi rutin terhadap kondisi di lapangan.

Pemkab Tanah Laut juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menjaga kualitas lingkungan selama musim kemarau.

Melalui sinergi lintas sektor yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap upaya pencegahan Karhutla dapat berjalan lebih efektif sehingga wilayah Tanah Laut tetap aman, produktif, dan terhindar dari bencana kabut asap.

Berita Terkait

Festival Layang-Layang Tanah Laut 2026 Resmi Dibuka, Sekaligus Galang Dana untuk Karhutla
Bupati Cup Tanah Laut 2026 Dimulai, Rahmat Trianto Dorong Pembinaan Atlet Muda Tanah Laut
96 Santri dan Mahasiswa Keagamaan Terima Beasiswa dari Pemkab Tanah Laut
Kapolres Tanah Bumbu Mengedukasi Pelajar Tentang Narkoba Sampai Perundungan
Kapolres Tanah Bumbu Mengatur Langsung Lalu Lintas di Depan Sekolah
Kapolres Tanah Bumbu Tinjau Warga Terdampak Kebakaran di Gang Andalas
GOW Tanah Laut Libatkan Perempuan Kelola Sampah Serta Jaga Kesehatan
Dinsos Tanah Laut Berkaloborasi Dengan SKPD Untuk Pasok Air Bersih
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Wakil Bupati Banjar Habib Said Idrus Al Habsyi Resmi Membuka Kegiatan Hari Santri 2026 se-Kalsel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:31 WITA

54 Pondok Pesantren se-Kalsel mengikuti Kegiatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar oleh PCNU Kabupaten Banjar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Sekda Banjar H. Yudi Andrea Jadi Pembina Upacara Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:39 WITA

Dosen UNU Kalsel Raih Juara Harapan III LKTI BRIDA Kalsel 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Profesi Ners ULM Gelar “DESA TANGGAP KARHUTLA”

Jumat, 25 September 2026 - 07:15 WITA

Mahasiswa Keperawatan ULM Wujudkan Inovasi Ramah Lingkungan, Purifikasi Air Tambak dengan Biochar Carbon Cube Hasil Binaan Telkom Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 00:06 WITA

Mahasiswa Profesi Ners ULM Angkatan 26 Gelar SALANG PEKA, Wujud Nyata Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Desa Sungai Alang Bebas NAPZA

Rabu, 23 September 2026 - 01:20 WITA

Mengubah Limbah Jadi Berkah, Pemenang Bumi Berseru Fest Telkom Indonesia Gelar Workshop Pembuatan Biochar di Desa Sungai Sipai

Berita Terbaru

Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi korban tenggelam di Sungai Bedog, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/10/2026)./ Istimewa

Berita Nasional

Bocah 11 Tahun Meninggal Saat Bermain di Sungai Bedog Bantul

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:33 WITA

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x