Tanah Laut – Rangkaian kegiatan Islamic Expo Kabupaten Tanah Laut (Tala) Tahun 2026 resmi berakhir pada Minggu (21/06/2026) malam. Penutupan yang berlangsung meriah di panggung utama expo tersebut ditandai dengan penampilan penyanyi religi Alma Esbeye serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai cabang lomba.
Agenda tahunan yang mengintegrasikan dimensi syiar Islam, penguatan pendidikan keagamaan, pelestarian budaya Islami, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat ini ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H. M. Zazuli.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan pondok pesantren se-Kabupaten Tanah Laut, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati area kegiatan.
Selama enam hari pelaksanaan, Islamic Expo 2026 berhasil menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu wadah pengembangan nilai-nilai keislaman yang inklusif dan produktif.
Keterlibatan aktif pondok pesantren, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menunjukkan tingginya partisipasi publik dalam mendukung pembangunan sosial berbasis nilai keagamaan.
Fenomena tingginya kunjungan masyarakat pada stan-stan UMKM lokal menjadi indikator nyata bahwa kegiatan keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan spiritual, tetapi juga mampu menciptakan efek pengganda ekonomi (multiplier effect) yang berkontribusi terhadap peningkatan aktivitas perdagangan dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanah Laut H. M. Zazuli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Islamic Expo 2026.
“Selama enam hari pelaksanaan expo ini, kita telah menyaksikan bagaimana semangat kebersamaan, syiar Islam, pendidikan, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berpadu dalam satu kegiatan yang positif dan penuh manfaat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Islamic Expo merupakan bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga memerlukan penguatan modal sosial, nilai-nilai spiritual, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkarakter.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap Islamic Expo dapat terus berkembang sebagai instrumen strategis dalam membangun ekosistem masyarakat yang religius, berpengetahuan, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing yang adaptif terhadap dinamika pembangunan dan perkembangan zaman.
Suasana malam penutupan semakin khidmat ketika Alma Esbeye membawakan sejumlah lagu religi dan lantunan selawat yang mengajak masyarakat memperkuat kecintaan kepada nilai-nilai Islam.
Ribuan pengunjung tampak larut dalam nuansa spiritual yang menjadi penutup sempurna bagi rangkaian kegiatan tersebut.
Kemeriahan acara kemudian ditutup dengan pengumuman dan penyerahan trofi kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan selama expo berlangsung.
Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, serta semangat kompetitif peserta dalam mengembangkan potensi keagamaan, intelektual, dan seni budaya Islami.
M. Zazuli berharap, dengan berakhirnya Islamic Expo Tanah Laut 2026, semangat kolaborasi, peningkatan literasi keagamaan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan karakter masyarakat yang telah terbangun selama kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan.















