Martapura – STIKES Intan Martapura kembali menunjukkan komitmennya terhadap penguatan tridharma perguruan tinggi melalui partisipasi aktif dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional VI, Selasa 24 Juni 2025. STIKES Intan Martapura menyelenggarakan kegiatan bertema “Character Building, Health Promotion & Achievement Motivation” di Malaysia bersama institusi pendidikan dan organisasi masyarakat..
PKM Internasional VI berlangsung luring dan daring, melibatkan 57 presenter dari berbagai institusi: 12 luring dan 45 daring.
Seluruh peserta menyampaikan materi dan intervensi pengabdian kepada anak-anak diaspora Indonesia yang berada di bawah naungan Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Baru Malaysia selaku tuan rumah lokal.
STIKES Intan Martapura berkolaborasi dalam PKM Internasional VI bersama LSM Sharing – Indonesia Academic Community dan Universitas Malikussaleh.
Selain menjalankan program PKM, STIKES Intan Martapura juga memperluas jejaring internasional dengan menandatangani tiga dokumen kerja sama:
- Memorandum of Understanding (MoU)
- Memorandum of Agreement (MoA)
- Implementation Agreement (IA).
STIKES Intan Martapura menandatangani kerja sama pertama pada 22 Juni 2025 bersama LSM Community Sharing dan Sanggar Muhammadiyah Malaysia.
Kerja sama selanjutnya dilakukan pada 23 Juni 2025 bersama INTI International University di Negeri Sembilan, Malaysia.
Ketua STIKES Intan Martapura, Hj. Zubaidah, S.S.T., S.Kep., M.P.H., menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya dalam PKM Internasional VI bukan hanya bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat diaspora Indonesia, tetapi juga langkah strategis dalam memperkuat kerja sama global yang sejalan dengan visi internasionalisasi kampus.
“Partisipasi kami di PKM Internasional VI merupakan kontribusi nyata sekaligus strategi memperkuat kerja sama global kampus,” ujar Hj. Zubaidah
Ia berharap kegiatan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh sivitas akademika STIKES Intan Martapura untuk terus mengembangkan peran di kancah internasional melalui kolaborasi lintas disiplin dan budaya, sekaligus memberi dampak positif bagi komunitas diaspora Indonesia di luar negeri. (Zeins)
Editor : Haidar















