Martapura – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjar resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar 120 jam bagi anggota baru Korps Sukarela (KSR) PMI Unit Markas. Kegiatan ini dimulai pada Sabtu, 14 Juni 2025, pukul 08.00 WITA di halaman Markas PMI Banjar.
Sebanyak 15 relawan muda mengikuti pelatihan yang berlangsung setiap akhir pekan hingga 6 Juli 2025. Setelah itu, peserta akan menjalani simulasi dan pendidikan lapangan pada 11–13 Juli 2025.
Ketua Bidang Kesehatan PMI Kabupaten Banjar, M. Noor Ifansyah, S.Kep., Ns., M.Kep, membuka kegiatan secara resmi. Ia hadir mewakili Ketua PMI Banjar, H. Said Idrus Al-Habsyie, yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Ifansyah menekankan pentingnya semangat pengabdian dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia menyebut pelatihan ini tak hanya memberi keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter relawan yang tangguh dan berjiwa kemanusiaan.
“Kami berharap para relawan baru ini bisa menjadi teladan di lingkungannya masing-masing. Mereka bukan sekadar anggota organisasi, tetapi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ujarnya.
Pelatihan ini dihadiri oleh jajaran KSR PMI Unit Markas, staf Pelayanan Kesehatan (Yankes), Kepala Markas PMI Banjar, serta perwakilan KSR PMI Unit Kampus IAID Darussalam Martapura.
Selama pelatihan, peserta akan menerima materi dasar pertolongan pertama, manajemen bencana, komunikasi darurat, hingga etika relawan. Simulasi lapangan akan menguji ketangguhan dan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi krisis.
Ifansyah menegaskan bahwa PMI Banjar terus berkomitmen mencetak relawan yang tidak hanya tanggap darurat, tetapi juga mampu membangun solidaritas sosial.
“Kami ingin relawan PMI Banjar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat bencana, tetapi juga dalam setiap momen kemanusiaan,” tegasnya.
Pelatihan ini menjadi langkah awal penting dalam membangun generasi muda yang peduli, terlatih, dan siap berkontribusi nyata bagi kemanusiaan bersama PMI.















