Sebulan Terendam Banjir, Zubaidah Bertahan Demi Suami yang Terbaring Sakit

- Penulis

Jumat, 7 Februari 2025 - 03:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zubaidah tetap merawat suaminya walau di dalam rumah sedang kebanjiran di Desa Simpang Lima, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar.

Zubaidah tetap merawat suaminya walau di dalam rumah sedang kebanjiran di Desa Simpang Lima, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar.

Banjar – Hampir satu bulan sudah Zubaidah, warga Desa Simpang Lima, Kecamatan Cintapuri Darussalam, Kabupaten Banjar, hidup dalam genangan banjir. Warung kecil yang menjadi sumber penghidupannya terpaksa tutup, membuatnya kehilangan pemasukan. Di tengah kondisi sulit ini, ia tetap bertahan untuk merawat suaminya yang terbaring sakit.

Sejak 7 Januari 2025, Zubaidah harus menjalani kesehariannya dengan kaki dan celana selalu basah. Rumah dan warungnya terendam banjir, memaksanya hidup dalam keadaan yang serba sulit. Bahkan, ancaman dari ular sanca yang kerap melintas di sekitar rumahnya pun tak lagi dihiraukannya.

“Beginilah setiap harinya. Jualan tidak bisa lagi karena banjir. Tapi, Alhamdulillah suami saya sakitnya sudah tidak separah pas awal banjir tadi,” ujar Zubaidah dengan mata berkaca-kaca.

Suaminya terserang vertigo sejak dua pekan lalu dan hanya bisa berbaring di tempat tidur. Bahkan untuk mengangkat kepala saat makan dan minum pun terasa berat baginya.

“Makanya beliau saya suruh istirahat saja dulu,” kata Zubaidah.

Meskipun banjir sudah setinggi lutut, Zubaidah enggan mengungsi. Ia khawatir kondisi suaminya semakin memburuk jika harus berpindah tempat.

Baca Juga:  DEMA UNUKASE- Bank Kalsel dan Kanwil Kemenag Prov Kalsel Bersama DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALSEL Berbagi dan Berbuka Dengan Anak Panti Asuhan Raudatul Yatama di Bulan Suci Ramadhan, Cara Peduli Sesama

“Kalau dibawa ke luar takutnya tambah parah vertigo bapak,” katanya.

Zubaidah sudah berusaha membawa suaminya berobat ke puskesdes setempat. Kini, kondisinya sedikit membaik dan sudah bisa menggerakkan kepala dan tangan. Namun, kenangan dua pekan lalu masih membuatnya bergidik. Saat itu, ia menemukan suaminya dalam kondisi tertelungkup di samping ranjang dengan air banjir hampir mencapai dada.

“Untungnya wajah bapak tidak sampai terendam air,” kenangnya.

Dengan sekuat tenaga, Zubaidah segera mengangkat suaminya ke kasur dan mengganti pakaiannya yang basah kuyup. Ia hanya bisa berharap agar banjir segera surut dan suaminya bisa pulih sepenuhnya.

“Tidak bisa banyak pikiran, langsung drop beliau. Jadi mudahan bisa cepat reda banjirnya,” harapnya.

Di tengah keterbatasan, Zubaidah tetap bertahan dengan penuh ketegaran. Kehidupan di tengah banjir yang telah berlangsung sebulan ini menjadi ujian berat baginya. Namun, demi suami tercinta, ia tak menyerah menghadapi keadaan.

Berita Terkait

Bupati Tanah Bumbu Tersedu Sebelum Salat Istisqa, Ajak Warga Ikhtiar Hadapi Kemarau
Diskominfosp Tanah Bumbu Perkuat Kompetensi Humas Lewat Pelatihan Fotografi dan Konten Media Sosial
Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar
Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri
Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut
Tala Ethnic Carnival 2026 Mengguncang Pelaihari
HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas
UNUKASE Peringati HUT ke-81 RI: Dari Semangat Kemerdekaan hingga Doa untuk Keluarga Besar Kampus

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WITA

Pasar Murah BPTU-HPT Pelaihari: Pangan Terjangkau, Peternakan Lokal Makin Bersinar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WITA

Bekali Mahasiswa Baru, Hj. Dian Rahmat Tekankan Pentingnya Integritas dan Perlindungan Diri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:23 WITA

Ruang Promosi Produk Lokal dan Penguatan UMKM Di Pekan Raya Kemerdekaan 2026 Tanah Laut

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WITA

HUT ke-81 RI, Usai Terima Remisi Enam Warga Binaan Rutan Pelaihari Langsung Bebas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:10 WITA

Khidmat, Wabup Zazuli Pimpin Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Tanah Laut

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:05 WITA

Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI di Tanah Laut Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:27 WITA

DP3AP2KB Tanah Laut Gelar Jambore GenRe, Perkuat Peran PIK-R di Sekolah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:23 WITA

P3AP2KB Tanah Laut Libatkan Duta GenRe Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x