Merespons Cuaca Ekstrem, Bupati Tanah Laut Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Banjir

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD bersama relawan memasang spanduk Pos Komando Siaga Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 di salah satu titik kesiapsiagaan, Sabtu (3/1/2026).

Petugas BPBD bersama relawan memasang spanduk Pos Komando Siaga Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 di salah satu titik kesiapsiagaan, Sabtu (3/1/2026).

Tanah Laut – Hujan berintensitas tinggi yang terus mengguyur dalam sepekan terakhir mulai memberi alarm bahaya bagi wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala). Debit air di sejumlah titik meningkat, sementara potensi banjir semakin nyata.

Menyikapi kondisi yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bergerak cepat. Sabtu (3/1/2026), posko darurat resmi didirikan, disertai instruksi tegas kepada unsur pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat agar memperkuat kesiapsiagaan.

Gerak sigap lapangan dipimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut. Dua titik pusat koordinasi kini telah diaktifkan untuk memantau pergerakan air serta proses evakuasi warga apabila situasi memburuk.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi, menyampaikan bahwa personel gabungan telah disiagakan di wilayah rawan.

“Yang sudah didirikan Pemkab Tala 1 posko di Kantor Kecamatan Bati-Bati dan 1 Puslap di Kantor Kecamatan Kurau. Petugas di posko terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, dan relawan,” ujar Aspi.

Ia menegaskan, jumlah posko masih bersifat dinamis dan dapat bertambah sewaktu-waktu melihat perkembangan di lapangan.

“Sementara cuma 1 posko dan 1 Puslap dulu, sambil melihat perkembangan,” tambahnya.

Surat Edaran Bupati: Waspada, Jangan Remehkan Cuaca Ekstrem

Langkah taktis pemerintah daerah turut diperkuat melalui Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2025 yang ditandatangani Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.

Baca Juga:  Bupati Rahmat Trianto Perketat Pengawasan Solar Subsidi untuk Nelayan Kuala Tambangan

Edaran tersebut merespons prakiraan BMKG mengenai curah hujan sedang hingga lebat yang melanda Bumi Tuntung Pandang.

Bupati menginstruksikan:

untuk segera memetakan lokasi pengungsian serta memastikan jalur evakuasi aman.

Warga yang tinggal di zona merah diminta tidak mengabaikan potensi ancaman banjir.

Di dalam edaran tersebut, terdapat sejumlah poin prioritas yang wajib diperhatikan masyarakat:

  1. Penyelamatan Aset Warga
    Segera amankan dokumen penting & barang berharga ke tempat lebih tinggi.

  2. Keamanan Kawasan Wisata
    Pengelola wajib melakukan monitoring berkala dan mengevakuasi pengunjung bila muncul tanda bahaya.

  3. Satu Komando Saat Evakuasi
    Masyarakat diminta tetap tenang, namun wajib mengikuti arahan aparat apabila diperintahkan mengungsi.

Pemkab Tala juga mengingatkan warga agar memanfaatkan layanan kegawatdaruratan Raza Lakas 112, yang siaga 24 jam dan bebas biaya.

Layanan ini dapat dihubungi jika:

  • debit air tiba-tiba naik

  • terjadi ancaman banjir

  • atau warga membutuhkan pertolongan cepat

Status Siaga Bencana Ditetapkan 14 Hari

Petugas gabungan di Bati-Bati dan Kurau masih melakukan patroli rutin serta monitoring debit air di kawasan permukiman.

Aspi menutup keterangan bahwa pemerintah daerah telah resmi menetapkan status siaga.

“Saat ini Bupati sudah menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi selama 14 hari ke depan, sejak 2 hingga 15 Januari 2026,” ujarnya.

Berita Terkait

Pemkab Tanah Laut Siapkan Panti Rehabilitasi Narkotika, BNN Kalsel Beri Apresiasi
Wabup Tanah Laut Ikuti Peresmian Inpres Jalan Daerah, Infrastruktur Jadi Penggerak Transformasi Ekonomi Nasional
Wakil Bupati Tanah Laut Tutup Islamic Expo 2026, UMKM dan Syiar Islam Jadi Sorotan
Bunda PAUD Tanah Laut Tekankan Penguatan Akhlak sebagai Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini
DWP Tanah Laut Gelar Pertemuan Rutin dan Senam Bersama, Perkuat Silaturahmi Anggota
Pemkab Tanah Laut Perkuat Komitmen Implementasi Ruang Bersama Indonesia, Targetkan Terbentuk di 135 Desa dan Kelurahan
KemenPPPA Tinjau Potensi Ruang Bersama Indonesia di Desa Bajuin, Dorong Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak
Pemkab Tanah Laut Teguhkan Komitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:13 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas Penguatan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa

Senin, 22 Juni 2026 - 07:41 WITA

DPRD Tanah Bumbu Pastikan Pembangunan Jembatan Desa Jombang Berjalan Sesuai Rencana

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:49 WITA

Percepat Transformasi Digital Keuangan Daerah, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan SP2D Online Terintegrasi SIPD RI

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Ruang Bersama Indonesia, Dua Desa Disiapkan Jadi Percontohan

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:19 WITA

Tanah Bumbu Masuk 39 Daerah Nasional dalam Validasi IPKD Kemendagri

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Bakat dan Kreativitas Siswa SLB Tanah Bumbu

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:14 WITA

Bupati Tanah Bumbu Tekankan Produk Hukum Selaras Visi BerAKSI

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:05 WITA

Wamenko Pangan RI Apresiasi Pengembangan Peternakan Terintegrasi di KSPEAN Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x