Pelitanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing, di Lingkup Perkantoran Pemkab Tanbu, Jl. Dharma Praja Gunung Tinggi, Rabu (1/6/ 2022).
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tanah Bumbu menyebutkan bahwa hingga saat ini dimana sangat penting pembangunan karakter kebangsaan baik kepada para pelajar maupun kepada masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tanah Bumbu, Kaswan melalui Kabid Kesatuan Bangsa, Sartika Dewi mengatakan, saat ini kita berada pada posisi yang masih membangun karakter kebangsaan dan karakter pancasila, hal ini dikarenakan dua tahun sebelumnya kegiatan ini vakum akibat adanya pandemi Covid-19.
Berdasarkan tema hari lahir pancasila tahun ini iyalah “Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia” maka inovasi yang dilakukan oleh Kesbangpol adalah dengan memperbaiki kurikulum sosialisasi dan kegiatan-kegiatan tentang pembangunan karakter kebangsaan.
Sehingga saat ini kegiatan hari lahir pancasila masih diatur dan mempedomani surat dari BPIP dalam pelaksanaan upacara peringatannya.
“Terlebih kita tinggal di Kabupaten Tanah Bumbu yang begitu beragam dengan budaya, agama, suku dan ras yang beragam adalah kekayaan dan keindahan yg harus dijaga dan dilestarikan,” imbuhnya.
Ia berpesan, mari bangkit bersama menuju kabupaten tanah bumbu menjadi bagian peradaban dunia menuju serambi madinah dengan memelihara setiap perbedaan di Tanah Bumbu untuk menjadi keunikan tersendiri.
Disamping itu, terlihat SKPD seperti Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Tanah Bumbu (Diskominfo SP Kab. Tanbu) juga mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila secara Daring di kantornya.
Dalam kesempatannya Ardiansyah selaku Kepala Diskominfo SP Tanbu menyampaikan, Kedisiplinan harus tetap terjaga dalam mengikuti Peringatan Hari Lahir Pancasila untuk semua pegawai, serta mengikutinya dengan khidmat.
“Nilai-nilai luhur Pancasila harus tetap ditanamkan dalam jiwa dan diterapkan dalam pelaksanaan kehidupan sehari-hari kita, nilai tersebut tidak boleh luntur dan harus tetap terjaga kelestariannya hingga mengalir kepada generasi penerus bangsa Indonesia,” pungkasnya. (Rel-mctanbu/Ftr)















