Disbudporpar Tinjau Lokasi Air Terjun Mandin Sayak di Tanah Bumbu

- Penulis

Selasa, 18 Juli 2023 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelitanusantara.net – Ajaklah perjalanan Anda ke Tanah Bumbu dan rasakan sensasi menggetarkan hati saat menjelajahi air terjun Mandin Sayak. Baru-baru ini, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Parawisata (Disbudporpar) Kabupaten Tanah Bumbu, Syamsudin, S.Sos., M.M., melalui Kabid Daya Tarik dan Destinasi Wisata, Ari Herlianto, S.T., secara langsung meninjau lokasi wisata air terjun Mandin Sayak. Air terjun ini terletak di Desa Tamunih, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu.

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari promosi salah satu objek wisata di “Bumi Bersujud” ini yang sulit dijangkau oleh masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati keindahan air terjun Mandin Sayak.

Disbudporpar tidak hanya bekerja sama dengan beberapa dinas terkait, tetapi juga berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Alam (KPA) Ulin yang dipimpin oleh Agus Riyanto, serta seorang content creator lokal bernama Explore Tanah Bumbu yang memiliki 13,4 ribu pengikut di akun Instagram dan telah menjadi rujukan bagi para pecinta alam.

Air terjun Mandin Sayak terletak di kawasan hutan lindung dengan jarak tempuh sekitar 74 km dari Ibukota Tanah Bumbu. Perjalanan menuju air terjun ini melibatkan perjalanan menggunakan jalan beraspal selama sekitar 6 km, diikuti dengan perjalanan berjalan kaki sejauh 4 km, yang memakan waktu sekitar 2 jam dalam kondisi cuaca normal, atau 3 jam dalam cuaca hujan.

Namun, jika menggunakan sepeda motor, perjalanan ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit. Namun, akses tersebut hanya memungkinkan dengan menggunakan motor jenis Trail atau motor yang dirancang khusus untuk melewati medan off-road atau kondisi jalan yang terjal. Air terjun Mandin Sayak sendiri masih sangat alami, dengan beberapa jalur sungai yang harus dilalui dan memiliki lebar sekitar 17 meter dengan bentuk seperti anak tangga sebanyak 11 tingkat dan tingginya mencapai 15 meter.

Agus Riyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, dari Sabtu hingga Minggu, tanggal 15-16 Juli 2023. Dia menjelaskan, “Kami berangkat pada Sabtu pagi dan melanjutkan perjalanan ke dalam hutan sekitar pukul 3 sore. Kondisi cuaca yang kurang baik dan waktu perjalanan yang lama membuat kami terlambat dari target awal.”

Baca Juga:  Jalan Rusak di Desa Bersujud Kini Mulus Teraspal Berkat Usulan Anggota DPRD Haris Fadillah

Kegiatan ini mendapat respon positif dari komunitas, terutama para pecinta alam di Tanah Bumbu. Kegiatan semacam ini dapat membangkitkan minat masyarakat di luar sana untuk ikut serta menyaksikan secara langsung keaslian dan keindahan air terjun Mandin Sayak.

Namun, Agus juga menyampaikan kendala yang dihadapi saat ini. Salah satunya adalah akses yang masih sulit, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, serta keterbatasan akses internet di lokasi tersebut, yang menyulitkan komunikasi.

Setelah kegiatan tersebut, Ari Herlianto menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat luar biasa, baik dari dinas terkait, KPA, maupun masyarakat umum. “Dari target awal hanya 75 orang, ternyata pendaftarannya melampaui ekspektasi, dengan lebih dari 100 orang yang mendaftar. Bahkan, ada 6 orang yang berasal dari perusahaan di bawah naungan Jhonlin Group yang menyusul ke lokasi, mereka berangkat pada pukul 06 sore dan tiba di perkemahan sekitar pukul 11 malam,” jelas Ari Herlianto, Kabid Daya Tarik dan Destinasi Wisata, pada Selasa (18/07/23).

Dia menambahkan bahwa ini adalah respons yang sangat positif, dan sebagai pemerintah daerah, tantangan di masa depan adalah meningkatkan kualitas destinasi wisata ini dari segi akses jalan dan juga internet. Hal ini akan memudahkan para wisatawan yang ingin melihat langsung keindahan air terjun Mandin Sayak, serta menjadikannya sebagai destinasi wisata yang dikenal secara luas, bahkan di tingkat nasional.

Selain itu, dia juga berharap objek wisata lain yang berdekatan dengan Mandin Sayak juga segera dikembangkan, mengingat potensi wisata alam di Tanah Bumbu sangat luar biasa. (Rel/mctanbu)

Berita Terkait

Indonesia ASRI, Tanah Bumbu Bikin Aksi Jumat Bersih Jadi Rutinitas
Adiwiyata 2025 Jadi Bukti Keseriusan Sekolah di Tanah Bumbu Jaga Lingkungan
Bupati Tanbu Hadiri Open House Idul Fitri di Mahligai Pancasila
Bupati Tanbu Hadiri Silaturahmi Bersama Gubernur Kalsel dan Pangdam VI Mulawarman
Dini Hari, Bupati Tanbu Kukuhkan Yulian Herawati sebagai Plh. Sekda
Tanpa Menunda Pekerjaan, Bupati Tanbu Beri Contoh Kerja Keras Hingga Larut Malam
Bukan Sekadar Wacana, Pemkab Tanbu Siap Wujudkan Pembangunan Berbasis Riset
Bupati Tanbu Tegaskan Riset dan Inovasi sebagai Fondasi Pembangunan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:04 WITA

Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas APBD 2025, Pemkab Raih WTP ke-13

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:59 WITA

Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Anggota DPR RI Hj Mariana Edukasi Ratusan Pekerja Informal di Tanah Bumbu

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:57 WITA

PT KAM dan 8 SMK di Tanah Bumbu Sepakati Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Siswa Magang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:21 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Bahasa Mandarin 2026, Tingkatkan Daya Saing Pencari Kerja

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Kirim Dua ASN ke Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Rolade Ikan untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:14 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Gelar PKP Angkatan IV 2026, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Peran ASN sebagai Agen Perubahan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:57 WITA

Andi Irmayani Pimpin Evaluasi Dekranasda, Fokus Tingkatkan Daya Saing UMKM Tanah Bumbu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x